Kabarjatim.com, SIDOARJO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Singogalih, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, secara mendadak menghentikan sementara penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) pada Jumat (29/5) pagi. Pihak pengelola berdalih operasional dapur dihentikan karena sedang dalam proses perbaikan fasilitas.
Informasi mengenai mandeknya distribusi makanan sehat untuk anak sekolah ini terungkap setelah sejumlah wali murid menerima pemberitahuan resmi dari pihak sekolah.
“Dapat informasi dari guru anak saya bahwa hari ini tidak ada distribusi MBG karena dapur sedang dalam perbaikan,”Ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan, Jumat (29/5/2026).
Pemberitahuan tersebut disebarkan melalui aplikasi pesan singkat di grup koordinasi sekolah. Berikut adalah bunyi pesan resmi yang dikirimkan oleh pihak pengelola:
*”Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam Bapak/Ibu. Mohon maaf mengganggu waktunya. Mohon izin menyampaikan bahwa untuk Hari Jumat, SPPG Singogalih akan libur distribusi MBG dikarenakan sedang dalam proses perbaikan dapur 🙏🏻. Kami memohon maaf atas informasi tersebut. Dan akan kami usahakan untuk segera menyelesaikan proses tersebut, agar dapat memberikan pelayanan pendistribusian kembali kepada para penerima manfaat SPPG kami 🙏🏻🙏🏻. Terima kasih Bapak/Ibu. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”*
Meskipun alasan resmi yang disampaikan adalah perbaikan teknis interior dapur, namun isu miring di lapangan justru berkembang sebaliknya. Muncul dugaan kuat bahwa penghentian paksa distribusi makanan ini berkaitan erat dengan masalah higienitas dan dampak lingkungan di sekitar lokasi SPPG.
Santer dikabarkan, SPPG Singogalih terpaksa berhenti beroperasi sementara waktu lantaran belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai dan memenuhi standar baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya meminta kejelasan dan melakukan konfirmasi kepada Kepala SPPG Singogalih maupun Koordinator SPPG tingkat kecamatan. Namun, upaya konfirmasi melalui melalui pesan singkat belum mendapatkan respons atau balasan dari pihak terkait.






