Kabarjatim.com, JOMBANG – Kecelakaan tunggal melanda sebuah truk muatan di jalur arterk Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Senin (8/6/2026) dini hari. Truk berpelat nomor B-9267-FXV tersebut terguling melintang di badan jalan setelah menghantam median jalan tengah.
Insiden lalu lintas tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Kendaraan logistik yang bermuatan penuh biji plastik itu dikemudikan oleh Misgianto, warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.
Kanit Gakkum (Laka) Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat armada truk tengah melaju dari arah barat menuju ke timur (arah Jombang menuju Surabaya). Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kuat kehilangan fokus berkendara.
“Kendaraan truk bergerak dari arah barat ke timur. Sesampainya di TKP, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kanan lalu menabrak median jalan dan selanjutnya terguling di badan jalan,”Ujarnya. Senin, 8 Juni 2026.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kecelakaan tunggal ini. Sang sopir dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera serius.
Meski demikian, dampak dari kecelakaan tersebut sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di jalur nasional setempat. Pantauan di lokasi menunjukkan proses evakuasi bangkai truk membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran petugas harus memindahkan terlebih dahulu seluruh muatan biji plastik ke armada truk pengganti.
Guna mengurai kemacetan panjang, Satlantas Polres Jombang langsung melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan jalur. Seluruh kendaraan yang melintas dari arah barat ke timur dialihkan untuk melewati jalur alternatif Ringroad Mojoagung.
Setelah seluruh muatan berhasil dipindahkan dan bangkai kendaraan dievakuasi dari tengah jalan, petugas kepolisian langsung mendatangkan armada pemadam kebakaran (Damkar) ke lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk membersihkan sisa tumpahan bahan bakar solar yang tercecer di aspal jalan demi mengantisipasi risiko pengendara lain terpeleset.
“Setelah kendaraan berhasil dievakuasi, petugas kepolisian memanggil tim pemadam kebakaran untuk menyemprot dan membersihkan tumpahan solar di jalan agar aman kembali dilalui,”Pungkasnya.






