Kabarjatim.com, JOMBANG, – Menyongsong perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, panitia lokal memperketat sistem keamanan secara masif. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan memasang sekitar 400 kamera pengawas (CCTV) di berbagai sudut kawasan pesantren.
Langkah pengamanan berbasis teknologi ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas peserta dan tamu undangan yang diperkirakan membludak hingga mencapai 200 ribu orang selama perhelatan berlangsung. Rangkaian persiapan ini dikoordinasikan secara matang, salah satunya ditandai melalui agenda apel siaga panitia lokal yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Rabu (22/7) Pagi.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. Abdurrozaq Sholeh, menjelaskan bahwa sistem pemantauan digital ini menjadi instrumen vital dalam menjamin kelancaran forum tertinggi warga Nahdliyin tersebut.
“Total ada sekitar 400 CCTV yang tersebar di enam titik strategis. Seluruhnya terhubung dengan sistem pemantauan selama 24 jam sehingga setiap aktivitas keluar-masuk area dapat diawasi,”ujar KH. Abdurrozaq Sholeh atau yang akrab disapa Gus Rozaq.
Dalam penerapannya, sebanyak 50 unit CCTV dikonsentrasikan di ruas-ruas jalan dalam kawasan pesantren guna memantau pergerakan arus kendaraan serta lalu-lalang pengunjung. Sementara ratusan kamera lainnya dipasang di gedung-gedung utama, termasuk area ruang sidang dan lokasi komisi yang menjadi pusat kegiatan muktamar.
Selain mengandalkan perangkat elektronik, panitia lokal juga menyiagakan sebanyak 2.000 personel gabungan. Unsur pengamanan ini melibatkan satuan pengamanan internal pesantren, Banser, GASMI, Pagar Nusa, serta dukungan penuh dari aparat kepolisian (Polri) dan TNI.
“Karena itu, sistem pengawasan elektronik dipadukan dengan pengamanan personel di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib,”Tambah Gus Rozaq.
Pemasangan ratusan CCTV dan pengerahan ribuan personel ini merupakan bagian dari kesiapan menyeluruh panitia lokal dalam menyambut Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.






