JOMBANG – Layanan pijat dan terapi gratis menjadi salah satu fasilitas yang ramai dimanfaatkan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Layanan tersebut disediakan relawan sebagai bentuk khidmah untuk membantu menjaga kebugaran para muktamirin.
Ketua PC Persaudaraan Akupresur Indonesia (PAI) Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, Ahmad Muhyiddin, menyiagakan tenaga kesehatan tradisional di tiga lokasi penginapan peserta muktamar.
“Ini untuk khidmat ke Muktamar NU, supaya muktamirin diberi kesehatan dan kekuatan untuk menghadiri Muktamar NU,” ujar Ahmad.
Tiga lokasi pelayanan tersebut berada di MAN Tambakberas, MTsN 3 Tambakberas, dan Kampus Unwaha. Sebanyak 42 tenaga kesehatan tradisional ditempatkan di tiga lokasi tersebut dan bertugas secara bergantian dalam dua sif setiap hari.
Salah satu titik yang ramai didatangi muktamirin berada di Tower 5 Kampus Unwaha. Sejak pagi, peserta bergantian datang untuk mendapatkan layanan pijat dan terapi dengan berbagai keluhan, mulai dari badan pegal, kelelahan, pusing hingga nyeri pinggang.
“Rata-rata keluhannya capek-capek. Ada yang pusing, ada juga yang pinggangnya sakit,” jelas Ahmad.
Setiap peserta mendapatkan waktu terapi sekitar 15 menit. Pelayanan dilakukan dengan sistem antrean melalui daftar hadir. Pembatasan waktu tersebut diterapkan agar semakin banyak muktamirin yang bisa mendapatkan layanan.
Meski tidak dipungut biaya, sebagian penerima layanan terkadang memberikan tip secara sukarela kepada terapis.
“Ada yang memberi Rp50 ribu, ada yang Rp100 ribu. Tidak mesti, karena memang tidak ada tarif khusus,” ungkap Ahmad.
Para relawan menggunakan sejumlah teknik kesehatan tradisional, termasuk pijat dan akupresur. Dalam pelayanan tersebut, mereka juga menggunakan alat bantu berupa kayu ulin dari Kalimantan Timur serta minyak atau lotion yang telah memiliki izin edar BPOM.
Selain layanan dari relawan PAI, kepedulian terhadap kesehatan muktamirin juga ditunjukkan Gerakan Indonesia Kita Mendunia (GERAKIN) Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
GERAKIN membuka posko di Masjid At-Taqwa, Jalan KH Wahab Hasbullah, Jombang, selama 27-30 Agustus 2026. Posko tersebut menyediakan sejumlah layanan gratis, mulai dari pijat, pemeriksaan kolesterol, donor darah hingga kopi.
“Bukan hanya ngopi gratis, kita turut memeriahkan Muktamar ke-35 NU ini dengan gerakan peduli kesehatan bagi Nahdliyin dan muktamirin,” kata Bendahara IKA PMII Wijayanti.
Berbagai layanan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam menyukseskan Muktamar ke-35 NU. Di tengah padatnya agenda persidangan, para relawan berupaya membantu muktamirin tetap bugar hingga seluruh rangkaian muktamar selesai.



