Kabarjatim.com, JOMBANG – Personel gabungan lalu lintas mulai diterjunkan guna memperlancar arus lalu lintas di seputaran area Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Kabupaten Jombang, Rabu (26/8/2026). Pengamanan ini difokuskan untuk mengantisipasi kepadatan seiring dimulainya masa kedatangan para peserta.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Jatim, AKBP Argo Budi Sarwono, menjelaskan bahwa penempatan personel telah dibagi secara terstruktur ke dalam beberapa sektor pengamanan guna memastikan mobilitas kendaraan tetap terkendali.
“Satlantas polres jajaran kami terbagi di ring 1 ring 2 ring 3 hari ini tanggal 26 Agustus 2026 ini adalah hari masa registrasi para muktamirin untuk kegiatan muktamar NU yang mana kami telah membagi ada tim urai tim penling kemudian juga ada tim derek maupun tim gatur yang telah tersebar di titik floating yang telah ditentukan,” ujar AKBP Argo Budi Sarwono.
Ia bersyukur, hingga masa registrasi hari ini berlangsung, arus lalu lintas terpantau lancar dan terkendali. Pihaknya berharap kondisi serupa terus terjaga hingga puncak acara pembukaan.
“Alhamdulillah situasi hingga saat ini dalam keadaan lancar situasi kamsel tidak lantas kondusif dia registrasi masih berlangsung Alhamdulillah dan tentunya kondisi ini kami harapkan bisa terjadi besok Karena besok merupakan masa akhir pendaftaran dan dilanjutkan event pembukaan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian menerapkan pola rekayasa lalu lintas secara dinamis sesuai dengan situasi di lapangan. Tim urai disiagakan untuk mengantisipasi potensi hambatan, khususnya kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan.
“Untuk cara bertindak dari tim urai sendiri untuk pelaksanaan kegiatan kami melaksanakan kegiatan baik proses pengalihan arus rekayasa lalu lintas itu secara seleksi prioritas sesuai dengan CB (Cara Bertindak) yang telah ditentukan yang telah kami sosialisasikan jauh-jauh hari sebelumnya namun tentunya ini kami sifatnya dinamis kalau memang situasi kendaraan volume kendaraannya masih normal karena kita juga menerapkan situasi normal untuk tim urai kita memprioritaskan untuk menghalau kendaraan yang dikhawatirkan melaksanakan parkir sembarangan di bahu jalan karena itu dapat mengurangi volume ruas jalan dan menimbulkan antrian maupun kepadatan,” jelas AKBP Argo.
Langkah-langkah preventif dan responsif tersebut diharapkan mampu menunjang kelancaran mobilitas selama perhelatan akbar berlangsung.
“Itu baru salah satu opsi yang mana kita semua adalah responsif nama itu kita adalah untuk memperlancar kegiatan muktamar bismillah semuanya berkah setelah lancar dan aman terima kasih,” pungkasnya.






