JOMBANG – Kehadiran ojek muslimah menjadi salah satu layanan yang membantu mobilitas perempuan selama Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Layanan transportasi tersebut memberikan alternatif bagi muktamirin perempuan yang membutuhkan perjalanan dari tempat penginapan menuju arena muktamar maupun lokasi lainnya di sekitar Tambakberas.
Salah satu pengemudi ojek muslimah, Nurul Hidayah, mengatakan layanan tersebut mendapat respons positif dari para perempuan yang mengikuti maupun beraktivitas di sekitar Muktamar ke-35 NU.
Menurutnya, sebagian penumpang merasa lebih nyaman ketika menggunakan jasa pengemudi perempuan, terutama saat harus bepergian sendirian.
“Kebanyakan memang ibu-ibu dan perempuan. Mereka merasa lebih nyaman kalau yang mengantar sesama perempuan,” ujar Nurul.
Ojek muslimah tersebut beroperasi di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas muktamirin. Para pengemudi siap mengantar penumpang menuju tempat yang dibutuhkan selama masih berada dalam jangkauan pelayanan.
Selain memberikan kemudahan transportasi, keberadaan ojek muslimah juga menjadi bagian dari semangat pelayanan masyarakat selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Para pengemudi perempuan ikut mengambil peran dengan memberikan pelayanan kepada muktamirin yang datang dari berbagai daerah.
Nurul berharap keberadaan layanan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi para perempuan selama rangkaian Muktamar berlangsung.
“Yang penting kita bisa membantu muktamirin, khususnya perempuan, supaya lebih nyaman dan aman selama berada di Jombang,” katanya.
Muktamar ke-35 NU berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Ribuan muktamirin dari berbagai daerah hadir mengikuti rangkaian agenda organisasi, termasuk persidangan dan pemilihan kepemimpinan NU periode 2026-2031.
Di tengah padatnya aktivitas muktamar, layanan ojek muslimah menjadi salah satu bentuk khidmah masyarakat dalam mendukung kenyamanan dan mobilitas para peserta.



