Grebeg Suro Banjaragung Meriah, Sumardi: Bukti Guyub Rukun Masyarakat Masih Terjaga

Anggota DPRD Jatim, Sumardi, saat menghadiri Grebek Suro Banjaragung
Anggota DPRD Jatim, Sumardi, saat menghadiri Grebek Suro Banjaragung

Kabarjatim.com, Jombang – Puncak rangkaian Grebeg Suro dan Tumpeng Slamet di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang berlangsung meriah, Selasa (23/6/2026). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan budaya tahunan yang menjadi simbol kebersamaan dan pelestarian tradisi leluhur masyarakat setempat.

Kegiatan bernuansa kearifan lokal ini dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Sumardi, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Jatim Sadari, Kepala UPT Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Kesenian Disbudpar Jatim Ali Ma’arif, Kabid Kebudayaan Disdikbud Jombang Anom Antono, Camat Bareng Usman, Kapolsek Bareng AKP Mustoib, serta Kepala Desa Banjaragung Hasan Sulaiman.

Dalam sambutannya, Anggota DPRD Jatim, Sumardi, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena aspirasi dan harapan masyarakat untuk menghadirkan hiburan budaya dalam rangka Grebeg Suro akhirnya dapat terwujud secara spektakuler. Ia menyebut kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata kokohnya semangat gotong royong warga.

“Alhamdulillah apa yang menjadi harapan warga akhirnya bisa kita wujudkan bersama. Ini bukti bahwa ketika masyarakat guyub rukun, semua yang awalnya terasa berat dapat terlaksana dengan baik,”Ujar Sumardi.

Menurut legislator tersebut, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari ritual doa bersama, arak-arakan gunungan Grebeg Suro, hingga pertunjukan panggung seni budaya berjalan aman dan kondusif berkat sinergi kuat dari kepanitiaan, aparat keamanan lintas sektor, serta jajaran pemerintah desa.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah mendukung. Acara yang sempat membuat kita penuh persiapan dan tantangan akhirnya dapat terlaksana dengan sukses,”katanya.

Sumardi menambahkan, esensi dari pagelaran tradisi seperti ini bukan sekadar menyajikan tontonan atau hiburan massal di penghujung bulan, melainkan menjadi instrumen penting untuk merekatkan tali silaturahmi antarwarga sekaligus membentengi warisan kebudayaan daerah dari gerusan zaman.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga. Tradisi budaya yang kita laksanakan bersama dapat menjadi perekat masyarakat sekaligus warisan yang terus dilestarikan untuk generasi mendatang,”tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana warga setia memadati lokasi acara dari pagi hingga malam hari demi menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional. Pihak panitia berharap, gaung positif dari Grebeg Suro Banjaragung ini dapat dikemas lebih besar pada tahun-tahun mendatang agar mampu mendongkrak potensi wisata budaya di Kecamatan Bareng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *