Kabarjatim.com, Jombang– Personel Polsek Mojowarno bergerak cepat merespons laporan pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polres Jombang. Laporan tersebut terkait adanya insiden satu unit sepeda motor yang mendadak terbakar di jalanan.
Dari informasi yang dihimpun, Peristiwa kebakaran kendaraan tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026 malam, sekira pukul 19.00 WIB. Adapun tempat kejadian perkara (TKP) berada tepat di depan Balai Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sepeda motor yang terbakar adalah jenis Honda Karisma milik Jumain, warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno. Korban sehari-hari diketahui berprofesi sebagai penjual tahu tek yang biasa mangkal di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Mojowarno, AKP Soesilo, membenarkan adanya aduan cepat dari warga tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian langsung menerjunkan petugas piket fungsi ke lokasi guna melakukan pengecekan serta memastikan situasi di sekitar balai desa tetap kondusif.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110, anggota piket Polsek Mojowarno langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di TKP,”Ujarnya. Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menjelaskan, insiden tersebut bermula saat pemilik kendaraan hendak menyalakan sepeda motornya setelah selesai beraktivitas. Namun, diduga akibat adanya korsleting pada sistem kelistrikan motor, mendadak muncul percikan api dari bagian mesin yang dengan cepat membesar.
“Menurut keterangan dari korban, api muncul saat motor hendak dinyalakan. Diduga kuat akibat korsleting kelistrikan pada kendaraan. Beruntung, korban bersama warga sekitar langsung sigap memadamkan api tersebut secara mandiri sehingga tidak sampai merembet atau menimbulkan korban jiwa,”Jelasnya.
Setelah kobaran api berhasil dijinakkan dan situasi dipastikan aman, korban langsung membawa pulang sepeda motor miliknya yang mengalami kerusakan ke rumah. Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih rutin melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelayakan kendaraan mereka, terutama pada sektor instalasi kabel dan mesin, guna mengantisipasi hal serupa terjadi di kemudian hari.
“Kami mengimbau kepada warga agar selalu waspada dan rutin memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan masing-masing sebelum digunakan, demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya,”Pungkasnya.






