Kabarjatim.com, KEDIRI – PT Karya Usaha Rossan (KUR) mulai melakukan distribusi bibit Tebu di sejumlah tempat. Sebagaimana diketahui, PT KUR merupakan salah satu penyedia dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program swasembada gula nasional.
Kordinator Tim Lapangan PT KUR Wildan mengatakan, sebelum distribusi ke beberapa titik, PT KUR bersama dari tim Kementan melakukan survei dan uji kelayakkan bibi di beberapa tempat sumber bibit. Diantaranya, Bondowoso, Kediri dan Jombang.

“Tujuan dari survei lapangan ini adalah untuk mengetahui kondisi bibit dari sumber bibit serta kelayakan untuk dilakukan distribusi ke petani,” kata Wildan, Senin (27/2026).
Ia juga menjelaskan beberapa wilayah yang jadi target sebaran bibit tersebut adalah kabupaten Bondowoso sebanyak 933 Ha target distribusi hingga Desembe 2026. Kemudian Sidoarjo target selesai pada bulan November 2026 sebanyak 107 Ha.
“Ada kavu Lamongan 159 Hektar, Rembang 175 Hektar, Grobogan 135 Hektar dan Tulungagung 45 hektar. Targetnya akhir tahun ini sudah terdistribusikan semua bibit tebunya”, tambahnya.
Kata Wildan, bibit tebu dari PT KUR ini diharapkan sesuai dengan harapan petani
Karena, sebelum dilakukan distribusi sudah ada uji kelayakkan dari pihak kementerian pertanian (Kementan). “PT KUR ikut menyukseskan progam swasembada gula. Dengan menggandeng petani setempat / lokal untuk proses uji kelayakan benih demi menjaga mutu benih yang bagus dan sesuai harapan petani,” tambahnya.
Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementan RI menargetkan swasembada gula nasional dapat tercapai dalam waktu 2 tahun dari target awal 4 tahun. Untuk mencapai target itu, Kementan berfokus pada program bongkar ratoon (peremajaan tebu tidak produktif) secara massal, mekanisasi hingga penyediaan benih unggul. Sedangkan target produksi gula Nasional pada tahun 2026 dipatok menjadi 3 juta ton.






