Tiba di Jombang, Puluhan Biksu Lintas Negara Bawa Misi Kedamaian Internasional

Para Bisksu Tiba Di Jombang_2
Para Bisksu Tiba Di Jombang_2

Kabarjatim.com, JOMBANG – Puluhan biksu dari berbagai negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam gerakan *Indonesia Walk for Peace 2026* resmi tiba di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). Kedatangan rombongan biksu tersebut disambut hangat oleh tokoh masyarakat lintas agama dan etnis sebagai wujud nyata kokohnya toleransi di Kota Santri.

Perwakilan Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ), Su’udi, yang mengawal jalannya kegiatan ini menyatakan bahwa kehadiran para biksu membawa misi kedamaian internasional yang sejalan dengan nilai-nilai masyarakat Jombang.

“Tentu ini disambut dengan hangat oleh masyarakat Kabupaten Jombang yang sangat menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama,”ujarnya saat ditemui di titik penyambutan, Senin (18/5/2026).

Selama berada di Jombang, rombongan biksu dijadwalkan bermalam di Klenteng Jombang sebelum melanjutkan serangkaian agenda formal pada esok hari, termasuk pertemuan dengan kepala daerah dan ziarah ke situs religi.

“Besok pagi jam 07.00 WIB, para biksu akan sarapan di pendopo kabupaten dan disambut langsung oleh Bupati Jombang, Bapak Warsubi. Berikutnya, sekitar jam 10.00 hingga 11.00 WIB, rombongan akan berziarah ke Makam Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) di Tebuireng,”imbuhnya.

Ziarah ke makam Presiden ke-4 RI tersebut dinilai menjadi agenda krusial dalam misi ini. Gus Dur dikenal luas sebagai pahlawan nasional lintas agama sekaligus Bapak Pluralisme yang dihormati oleh berbagai pemuka agama dunia.

Para Bisksu Tiba Di Jombang_

Setelah menyelesaikan agenda di Tebuireng, rombongan akan bergerak ke arah selatan untuk melanjutkan perjalanan dan bermalam di Klenteng Gudo. Rombongan kemudian akan diserahterimakan kepada tim pendamping dari Kabupaten Nganjuk untuk melanjutkan rute menuju Jawa Tengah.

“Tentu pesan toleransi ini tidak lain adalah untuk menjaga kerukunan. Apapun perbedaan pandangan di luar sana, kerukunan di akar rumput harus tetap dibentuk dan dijalankan demi keamanan negara,”pungkas Su’udi.

Untuk diketahui, *Indonesia Walk for Peace 2026* merupakan gerakan spiritual dan kemanusiaan berskala internasional berupa aksi jalan kaki lintas provinsi yang diikuti oleh puluhan biksu (*Bhikkhu*) dari berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas Buddha dan didukung penuh oleh Kementerian Agama RI ini bertujuan menyuarakan pesan universal mengenai perdamaian ke kancah dunia.

Perjalanan spiritual sejauh ratusan kilometer ini berlangsung selama 20 hari melintasi empat provinsi, dimulai dari Brahmavihara-Arama di Buleleng, Bali, pada 9 Mei 2026. Rombongan dijadwalkan *finish* di Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 28 Mei 2026 mendatang bersamaan dengan momen Perayaan Waisak Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *