Pengendara Berhenti 5 Menit di Ringin Contong Jombang untuk Hormati Detik-Detik Proklamasi

Momentum Detik-detik Proklamasi
Momentum Detik-detik Proklamasi

Kabarjatim.com, JOMBANG – Suasana lalu lintas di kawasan Bundaran Ringin Contong, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, mendadak terhenti sejenak pada Senin (17/8/2026). Para pengendara motor maupun mobil yang melintas sengaja diminta mematikan mesin dan menghentikan kendaraannya selama sekitar lima menit demi menghormati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi penghentian kendaraan ini dikoordinasikan langsung oleh petugas Satlantas Polres Jombang yang bertugas di lokasi seiring dengan berlangsungnya upacara peringatan kemerdekaan.

Kanit Regident Satlantas Polres Jombang, Iptu Anang Setyanto, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat luas agar senantiasa mengenang jasa para pahlawan, meskipun tengah berada di jalan raya.

“Pada saat ini kita mengajak masyarakat Kota Jombang dalam setiap kegiatan di jalan agar tetap selalu ingat perjuangan para pahlawan kita. Atas jasa-jasa mereka, kita saat ini bisa melaksanakan segala aktivitas di Kota Jombang,” ujar Anang kepada Tribunjatim.com.

Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat di jalan diminta berhenti selama lima menit guna mengheningkan cipta serta menghormati perjuangan para pendahulu bangsa.

Inisiatif ini pun mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan. Salah satunya Teguh Setiawan, warga Kecamatan Ploso yang sedang mengendarai sepeda motor. Ia mengaku sama sekali tidak keberatan perjalanannya tertunda sejenak demi mengikuti momen bersejarah tersebut.

“Tidak masalah berhenti sebentar. Justru ini menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai jasa para pahlawan. Kita bisa berkendara dan beraktivitas dengan bebas seperti sekarang karena perjuangan mereka,” ungkap Teguh.

Ia menilai, pelibatan pengguna jalan dalam peringatan detik-detik Proklamasi menjadi cara efektif untuk merawat rasa nasionalisme di tengah padatnya kesibukan sehari-hari, sekaligus membuktikan bahwa penghormatan kepada pahlawan bisa dilakukan di mana saja.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *