JOMBANG – PT Jaka Tingkir Jaya Abadi (JTJA) membangun kandang untuk ayam petelur di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kandang ayam petelur ini dengan kapasitas 6000 ekor yang terbagi di 10 titik se-Sukabumi.
Proyek pembangunan kandang ayam petelur ini merupakan program dari Balai Embrio Ternak (BET) Kementerian Pertanian RI dalam kegiatan pengembangan Ayam Petelur di kabupaten Sukabumi.
Adi Sholeh, Pelaksana lapangan PT JTJA mengatakan, 10 titik lokasi ini masing-masing berkapasitas 600 ekor per kandang. Jumlah tersebut tersebar di wilayah Sukabumi. Diantaranya, Kecamatan Gegerbitung, Kecamatan Cisaat, Kecamatan Gunungguruh, Kecamatan Kebonpedes dan beberapa wilayah lainnya.
“Total ada 10 titik yang ditangani oleh PT Jaka Tingkir. Alhamdulillah selasai,” kata Adi, Senin (02/11/2025).
Adi juga mengatakan, pembangunan kandang ayam di 10 titik ini tidaklah mudah. Karena, kondisi lokasi yang pegunungan sehingga harus menyesuaikan. Terutama dalam hal distribusi material yang sempat tersendat, Tak hanya itu, akses menuju lokasi pembangunan juga terkendala sinya.
“Bahkan ada satu titik lokasi ini yang kalau dishareloc tidak nyampek, sehingga harus menunggu jemputan agar sampai ke lokasi,” jelasnya.
Namun, masih kata Adi, pembangunan tersebut berjalan lancar. PT Jaka Tingkir telah menyelesaikan pembangunan kandang ayam petelur tersebut.
Adi juga menjelaskan, struktur kandang ayam petelur “garapan” PT Jaka Tingkir ini dijamin kuat dan tahan lama. Karena material yang digunakan dari besi hollow. Untuk kapasitas 600 ekor, dibutuhkan lahan dengan dimensi 16 meter x 4 meter. Dimensi tersebut, ada sisa lahan yang sedianya digunakan untuk tempat dudukan tandon air.
“Itu ukuran standart. Namun bisa menyesuaikan kondisi di lokasi. Mengunakan model A atau model V,” jelasnya.
Adi juga menyebut, pihaknya siap berkontribusi untuk pembangunan kadang ayam petelur di seluruh Indonesia. Terlebih lagi saat ini pemerintah lagi gencar-gencarnya untuk program ketahanan pangan. Tak hanya itu, telur ayam juga memiliki banyak permintaan saat ini. Terlebih lagi banyak program – program dari pemerintah yang saling terintegrasi, diantaranya, program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pembangunan dapur untuk MBG saat ini juga lagi gencar gencarnya. Para pemilik ayam petelur tentunya bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyuplai kebutuhan telur di dapur tersebut,’ pungkasnya.






