JOMBANG – Identitas dua jenazah yang ditemukan di bekas Asrama Polri, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, mulai menemui titik terang setelah sebuah keluarga asal Kabupaten Nganjuk mendatangi kamar jenazah RSUD Jombang.
Kedatangan mereka bertujuan untuk memastikan apakah para korban merupakan anggota keluarga yang selama ini dicari, yakni Srikus Yanti (36) dan Nayla Caira Qonila (5), yang merupakan warga Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.
Marno Hidayat (31), salah satu pihak keluarga, meyakini bahwa jenazah tersebut adalah keluarga mereka yang hilang sejak Selasa (24/2) subuh. Keyakinan kuat ini muncul setelah pihak keluarga mengenali sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO yang ditemukan petugas di lokasi kejadian sebagai kendaraan milik korban.
“Motor tersebut adalah milik keluarga korban, yang memang dipergunakan sehari-hari,” tuturnya di depan kamar jenazah RSUD Jombang.
Ia menuturkan bahwa kakaknya, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan memiliki dua orang anak, telah menghilang dari rumah sejak Selasa, 24 Februari 2026.
“Pihak keluarga sebenarnya sudah melakukan upaya pencarian mandiri dengan menyisir berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk, mulai dari Gondang, Rejoso, hingga Kertosono, namun tidak membuahkan hasil,” imbuhnya.
Masih menurut Marno, pihaknya baru bisa melayangkan laporan resmi ke kepolisian pada Rabu, 25 Februari 2026. “Karena harus menunggu waktu 1×24 jam untuk membuat laporan,” pungkasnya.
Saat ini, keluarga masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut dari pihak medis dan kepolisian untuk mengonfirmasi secara legal identitas kedua korban tersebut.
Sebelumnya, warga Desa Rejoagung dihebohkan dengan penemuan dua sosok jenazah di area bekas Asrama Polri Kecamatan Ploso. Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga terhadap adanya kendaraan yang terparkir lama di daerah tersebut.





