Kabarjatim.com, Tahun 2017 menyaksikan perkembangan pesat dalam dunia fotografi, terutama dalam hal teknik pencahayaan dan efek visual. Salah satu fenomena yang mencuri perhatian para fotografer di Indonesia adalah penggunaan teknik bokeh. Istilah bokeh sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti “kabur” atau “blur”. Di tahun 2017, tren bokeh menjadi salah satu gaya yang banyak diapresiasi dalam fotografi, terutama bagi para pecinta seni visual yang menghargai keindahan latar belakang yang lembut dan artistik.
Teknik bokeh memanfaatkan efek blur yang dihasilkan oleh lensa kamera ketika area di luar titik fokus menjadi tidak tajam. Hal ini memberikan efek artistik pada foto, di mana subjek utama akan terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan latar belakangnya. Di Indonesia, terutama di kalangan milenial dan fotografer amatir, teknik ini menjadi sangat populer karena tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga memberikan nuansa romantis dan elegan pada setiap bidikan.
Pada tahun 2017, banyak workshop dan kelas fotografi mulai mengangkat topik bokeh sebagai salah satu materi utama. Para fotografer dari berbagai daerah berbagi pengalaman mereka dalam mengaplikasikan teknik ini, mulai dari penggunaan lensa prime dengan aperture lebar hingga eksplorasi efek bokeh dengan latar belakang lampu-lampu kota. Di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, komunitas fotografi aktif mengadakan sesi foto bersama yang bertemakan bokeh, di mana para peserta saling bertukar tips dan trik untuk mendapatkan efek yang maksimal.
Salah satu kunci utama dalam menciptakan foto dengan bokeh yang memukau adalah pemilihan aperture yang besar, seperti f/1.8 atau f/2.0. Pengaturan tersebut memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke dalam kamera dan menciptakan latar belakang yang sangat blur. Tidak hanya itu, pemilihan latar belakang yang tepat juga sangat menentukan. Misalnya, lampu kota di malam hari, taman dengan cahaya alami, atau bahkan kafe dengan dekorasi yang artistik dapat menambah keindahan efek bokeh.
Tidak hanya menjadi tren di kalangan profesional, efek bokeh juga banyak diadopsi oleh pengguna media sosial. Banyak pengguna Instagram dan platform lainnya yang dengan bangga memamerkan foto-foto mereka dengan latar belakang bokeh, sehingga menciptakan estetika yang seragam dan menarik di profil mereka. Popularitas efek ini semakin didukung oleh kemajuan teknologi smartphone yang kini dilengkapi dengan lensa dan fitur canggih, memungkinkan siapa saja untuk menghasilkan foto bokeh berkualitas tinggi tanpa harus memiliki kamera profesional.
Seiring dengan tren tersebut, berbagai merek kamera dan lensa pun berlomba-lomba menghadirkan produk yang mendukung penciptaan efek bokeh terbaik. Produsen lensa seperti Canon, Nikon, dan Sony terus melakukan inovasi untuk menghasilkan lensa dengan aperture lebar yang memungkinkan para fotografer memaksimalkan kreativitas mereka. Produk-produk tersebut telah banyak digunakan oleh fotografer Indonesia untuk menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga memiliki nilai artistik yang tinggi.
Tahun 2017 menjadi momentum penting bagi perkembangan gaya fotografi di Indonesia, terutama dalam hal eksplorasi bokeh. Teknik ini tidak hanya memperkaya portofolio visual, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk lebih berani bereksperimen dengan berbagai efek dan teknik pencahayaan. Dengan semakin banyaknya komunitas fotografi yang aktif, diharapkan tren ini terus berkembang dan membawa dampak positif bagi industri kreatif tanah air.
Secara keseluruhan, bokeh 2017 dalam konteks bahasa Indonesia menjadi simbol inovasi dan kreativitas dalam fotografi modern. Melalui teknik ini, para fotografer berhasil menangkap keindahan yang tersembunyi di balik kesederhanaan, menghasilkan karya yang memukau dan menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dan mengeksplorasi dunia visual.
Refrensi : https://axeslotkebajikan.com/