Sikat Balap Liar, Polres Jombang Siapkan Skema Latihan Resmi Dragbike

JOMBANG – Polres Jombang menunjukkan keseriusan dalam memberangus aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. Tidak hanya melalui penindakan di jalanan, aparat kepolisian kini merancang strategi jangka panjang dengan menyiapkan skema latihan resmi dragbike bagi para pemuda di Kabupaten Jombang.

Langkah preventif ini merupakan tindak lanjut dari suksesnya gelaran Rookie Dragbike Competition (RDC) Jombang Cup 2026. Tujuannya jelas yakni memindahkan arena adu kecepatan dari jalan raya yang berbahaya ke lintasan resmi yang terkontrol.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, bersama jajaran Forkopimda dan Pemkab Jombang, telah turun ke lapangan untuk memetakan lokasi yang akan disulap menjadi area latihan bersama.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa penyediaan fasilitas ini adalah bentuk “barter” keamanan. Jika negara memberikan ruang, maka masyarakat—khususnya komunitas motor—harus meninggalkan aktivitas ilegal di jalanan.

“Intinya, kami ingin memberi ruang yang aman dan legal. Tapi konsekuensinya jelas, tidak boleh lagi ada balap liar. Fasilitas ini disiapkan agar hobi mereka tersalurkan dengan benar, bukan justru mengganggu ketertiban umum,” tegasnya, Kepada Kabarjatim.com. Senin, 26Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa penanganan balap liar tidak cukup hanya dengan pembubaran atau tilang, tetapi harus diberikan solusi konkret agar mereka tidak kembali ke jalanan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap lokasi yang dipetakan masih dalam tahap evaluasi ketat agar tidak menimbulkan gangguan baru bagi warga.

“Kami masih memetakan beberapa alternatif lokasi. Pertimbangannya bukan hanya kondisi jalan, tetapi juga keselamatan, dampak terhadap warga sekitar, serta aspek keamanan secara menyeluruh. Kita ingin balap liar ini musnah karena para pelakunya sudah sadar dan berpindah ke wadah yang resmi,” lanjutnya.

Masih Menurut Orang nomor satu di Mapolres Jombang ini, Meskipun jadwal pasti latihan bersama belum ditetapkan, sinyal kuat telah diberikan. pihaknya hanya akan merealisasikan program ini jika ada komitmen penuh dari komunitas otomotif untuk menjaga ketertiban.

“Semuanya harus disiapkan dengan matang. Kami ingin langkah ini menjadi solusi final untuk menghilangkan balap liar di Jombang, Dalam waktu dekat akan dilaksanakan rapat koordinasi dulu dengan pemda, komunitas balap dan komunitas otomotif di Jombang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *