JOMBANG – Hiruk-pikuk deru mesin motor dan sorak-sorai ribuan pasang mata pecah di sepanjang Jalan Dr. Soetomo, Jombang, pada Minggu (18/01) pagi. Meski sempat diguyur hujan, antusiasme warga tak terbendung untuk menyaksikan ajang bergengsi Rookie Drag Competition Kapolres Jombang Cup 2026. Penonton tampak menyemut di sisi kiri dan kanan lintasan demi melihat aksi para jagoan aspal memacu kecepatan.
Kehadiran ajang balap resmi ini menjadi magnet luar biasa bagi warga lokal yang haus akan hiburan otomotif.
Nanang Saifudin, salah satu warga Kecamatan Perak, mengaku tak ingin melewatkan momen langka ini. “Jarang sekali ada event sebesar ini di Jombang, bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah ada sebelumnya,” ungkap Nanang dengan penuh semangat di tengah kerumunan penonton, Minggu (18/01/2026).
Nanang menuturkan, bagi masyarakat Jombang, acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ajang rekreasi keluarga yang dinanti-nantikan. Ia berharap agenda seperti ini bisa menjadi kalender rutin tahunan di Kabupaten Jombang. “Minimal setahun sekali diadakan, karena ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat di sini,” tambahnya.
Sentimen positif juga datang dari dunia mekanik dan bengkel lokal. M. Fathoni (34), warga Gudo, menilai kompetisi ini adalah panggung pembuktian bagi para mekanik untuk menguji hasil riset mesin mereka. “Ini ajang adu skill antar-bengkel lokal. Bisa jadi tambahan ilmu karena mekanik dipacu untuk terus belajar, kebetulan tim kami juga turun di kelas lokal,” tutur Fathoni.
Tercatat sebanyak 651 pembalap dari berbagai penjuru, mulai dari talenta lokal Jombang hingga peserta dari luar Provinsi Jawa Timur, ikut ambil bagian. Sejak bendera start dikibarkan pukul 10.00 WIB, sirkuit nonpermanen di pusat kota ini langsung disuguhi persaingan sengit antarpembalap. Suasana kompetisi yang profesional ini sekaligus menjadi jawaban atas keinginan masyarakat akan wadah balap yang legal dan aman.






