YMM Siap Bangun SDM 4.0 di Madura Bersama Pesantren

oleh -
Launching Yayasan Milenial Madura
Launching Yayasan Milenial Madura

SUMENEP – Sejumlah tokoh pemuda di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melaunching Yayasan Millenial Madura (YMM), di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 6, Sumenep.

Yayasan tersebut didirikan dalam rangka membantu membangun sumber daya manusia menuju era 4.0, di bidang keagamaan, sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup.

Founder dan Dewan Pembina Yayasan Millenial Madura, Ir. Donny M. Siradj, MBA, MPP, mengaku terpanggil setelah sekian lama melakukan perjalanan dalam dan luar negeri guna menimba ilmu.

“Saya lahir di Sumenep, kakek dan ayah saya juga orang Sumenep. Lama saya berkeliling dunia membangun karir. Dan sudah saatnya kami ikut berpikir membangun Sumenep kedepan. Program-program yang dilakukan Yayasan Milenial Madura (YMM) ini nantinya akan menggandeng semua pondok pesantren di Sumenep,” jelasnya.

Dalam launching yang digelar Jumat sore itu, Yayasan Millenial Madura (YMM) ini dilatarbelangi komitmen bersama para putra daerah yang berkarir diluar negeri dan Jakarta. Sehingga pihaknya memandang perlu di Kabupaten Sumenep juga memiliki yayasan tersebut.

Dan tak habis disitu, semangat membangun YMM nyatanya mendapatkan dukungan penuh dari sejumlah pengasuh pondok pesantren, diantaranya pengasuh Ponpes Annuqayah, KH. Muqsith Idris, pengasuh Ponpes Al-Amien, KH. Fauzi Tidjani, Ponpes As Sadad, KH. Thaifur Ali Wafa dan salah satu dukungan juga datang dari kiai millenial, KH. Moh. Fikri Warits.

“Kami berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia berkualitas di Madura dan Sumenep ini menuju era 4.0,”

“Kita merangkul pesantren agar para santri bisa aktif berbuat. Tidak hanya menonton. Seperti di era 4.0, di era kecanggihan teknologi, kita akan salurkan ilmu-ilmu tersebut di pesantren. Semisal pembuatan konten blog video dan semacamnya,” imbuhnya.

Yayasan Millenial Madura yang memilik jargon utama yakni Toron Yuk, Bangun Sumenep, menurut Donny juga memiliku jaringan nasional serta internasional.

“Kami (di Pusat) juga didudukung oleh Sandiaga Salahuddin Uno dan Ust. Abdus Somad. Sementara di internasional kita juga membangun komunikasi dengan Imam Syamsi Ali yang memiliki yayasan nusantara di Amerika Serikat. Kita juga berkomunikasi dengan Komunitas Masyarakat Islam Indonesia (KMII) di Jepang,” terangnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kiai Millenial, KH. Moh. Fikri A. Warits berharap yayasan ini menjadi wadah bagi kaum milenial di Sumenep untuk ikut berpikir, dan memberi sumbangsih ide untuk pembangunan Sumenep.