Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Pemilu 2019

oleh -

SUMENEP – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Jawa Timur, mengimbau masyarakat agar wapada terhadap peredaran uang palsu jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Mohamad Heri mengatakan, peredaran dan pencetakan uang palsu masuk kategori extra ordinary crime karena dapat mengganggu perekonomian suatu daerah.

“Kami harap masyarakat terus waspada, utamanya saat melakukan transaksi, karena dikhawatirkan ada uang palsu jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif,” katanya, Senin (11/2/2019).

Walaupun sampai saat ini Polres Sumenep belum mengungkap peredaran upal di wilayah hukumnya, jelang momen tertentu seperti Pemilu dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ada indikasi beredarnya uang palsu.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Sumenep Kota itu mengatakan, jika masyarakat menemukan ada indikasi uang palsu sebaiknya menerapkan 3D (dilihat, diraba dan diterawang) agar tidak menjadi korban penipuan sindikat penipuan dan peredaran uang ilegal itu. “Jadi kalau sampai ada Upal, laporkan. Pasti kami tindak,” tegasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pemilu 2019 akan jatuh pada 17 April 2019. Selain pemilihan Caleg dan DPD, Pemilu di tahun ini juga akan diikuti oleh pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Ada dua calon yang bertanding. Yakni 01 ada Joko Widodo – Ma’ruf Amin, 02 ada Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno.

Editor : Ahmad Saefullah