Warga Kelurahan Urangagung Pertanyakan Dugaan Aset Tanah Yang Hilang

oleh -

SIDOARJO– Warga Kelurahan Urangagung Kecamatan Sidoarjo mempertanyakan terkait dugaan hilangnya dua Ancer tanah yang menjadi aset Kelurahan. Selama ini, aset tersebut dimanfaatkan warga untuk saluran irigasi dan juga jalan petani menuju area persawahan. Namun belakangan ini aset itu sudah tidak ada lagi karena dibangun menjadi perumahan Royal Orchid pada tahun 2017.

Hal itu disampaikan oleh Sayuti kordinator warga Urangagung kepada kabarjatim.com. “Kita menginginkan panitia pembebasan lahan yang sekarang sudah menjadi perumahan dan juga semua pihak duduk bareng perihal dugaan hilangnya aset kelurahan tersebut, biar tidak ada fitnah atau rasan-rasan terutama warga gogol,” Selasa,(19/2/2019).

Sayuti menjelaskan, selama ini warga hanya diam karena tidak tahu harus kemana mengadu. Ditambah lagi ketika ada warga yang mencoba menanyakan perihal dugaan hilangnya aset tersebut kepada panitia, tidak menemukan jawaban yang memuaskan, malah yang ada panitia pembebasan lahan marah kepada warga yang mencoba menanyakan hal itu.

“Sempat ada warga yang menanyakan hal itu kepada panitia, malah warga tersebut dimarahi, ini kan aneh. Seharusnya apapun yang terjadi panitia harus transparan kepada warga biar terang benderang,” tegas Sayuti. 

Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo, Hariyady, saat dikonfirmasi kabarjatim.com tidak membenarkan informasi tersebut. “Tidak benar informasi itu mas,” cetusnya saat ditemui dikantor Kelurahan.

Malahan lanjut Hariyady, sisa tanah yang dimaksud sudah dikembalikan kepada warga sesuai dengan mekanisme yang ada. “Tanah itu sudah dikembalikan ke warga mas, dan ada berita acaranya,” pungkasnya dengan nada serius. 

Editor.  : Rusmiyanto