Wabup Akui Angka Kemiskinan di Bondowoso Masih Tinggi

oleh -

BONDOWOSO – Kabupaten Bondowoso masih belum beranjak dari status daerah tertinggal. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini masih belum berkurang sesuai harapan, meski berbagai program telah diluncurkan.

Tercatat, skala kemiskinan Kabupaten Bondowoso masih tinggi mencapai angka 14,39% pada tahun 2018. Lantaran itu diharapkan Program Dana Desa dapat dioptimalkan sebaik mungkin dengan prioritas mengentaskan kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar dalam kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso di Kecamatan Tegalampel, Binakal, Pakem dan Wringin di Aula SMK PP Bondowoso, Senin (14/1/2019).

“Memang betul, saat ini Bondowoso masih menjadi Kabupaten tertinggal, maka dari itu progam DD ini harus betul-betul dikelola dengan baik, jangan hanya mempercantik kantor desa atau yang lainnya. Kita juga harus memberdayakan masyarakat melalui progam ini, misalnya dengan mendirikan Bumdes di berbagai aspek, dengan begitu kemiskinan di Bondowoso otomatis turun,” ucap Irwan.

“Saya tekankan sekali lagi untuk semua kepala desa, jangan sampai uang dana desa ini hanya difokuskan pada infratruktur yang tidak begitu penting, lakukan pemberdayaan masyarakat, salah satunya dibidang pariwisata, karena melalui pemberdayaan, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini Sekertaris Daerah Bondowoso Agung Tri Handoko, seluruh OPD Bondowoso, camat, Kepala Desa di empat Kecamatan dan segenap tamu undangan.