Viral Mahasiswa Dilarang Pose 2 Jari saat Foto dengan Jokowi, Ini Penjelasan Paspampres

oleh -

JAKARTA – Video berdurasi 21 detik yang menampilkan Paspampres membetulkan pose dua jari salah seorang mahasiswa ketika hendak foto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di dunia maya.

Rekaman video tersebut diduga diambil ketika Jokowi menghadiri peringatan hari ulang tahun Unversitas Sumatera Utara, Medan, pada Senin 8 Oktober 2018.

Di antara para mahasiswa yang hendak berfoto, ada salah seorang lelaki yang berpose 2 jari saat foto hendak diambil. Namun dengan sigap paspampres membetulkan posisi jari mahasiswa tersebut dengan menelungkupkan kedua jari mahasiswa yang membentuk simbol peace sehingga hanya mengacungkan jempol.
Video itu sudah diputar 172 ribu kali, dengan 658 komentar, disukai 4.500 warganet, serta di-retweet hingga 5.700 kali.

Merespons video viral tersebut, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono mengatakan bahwa kampus bukan tempat untuk berpolitik praktis. Apalagi, kehadiran Jokowi ke sana merupakan undangan Dies Natalis ke-66 USU. “Sehingga tidak elok jika ada kegiatan yang bernuansa politik,” kata Suhartono melalui siaran pers, Selasa (9/10/2018).

Dia memaparkan, saat kehadiran Jokowi ke acara Dies Natalis tersebut disambut meriah oleh para Mahasiswa USU. Para mahasiswa itu berebut minta berswafoto dengan Presiden sambil berteriak histeris.

“Berbagai teriakan itu, antara lain ‘lanjutkan’ sambil acungkan satu jari, ada juga yang bilang ‘Pak Jokowi dua periode pak!’ sembari mengacungkan dua jarinya,” ujar dia.

Menurut Suhartono, aksi warga dan mahasiswa tersebut membuat anggota Paspampres spontan mengimbau salah satu warga yang berada didekatnya untuk tidak berpose salam dua jari atau berkampanye.

“Sambil berkata ‘kalau mau foto tidak usah berteriak-teriak dua periode dan juga tidak usah acungkan jari-jarinya’,” ujarnya.