VA dan AS Bisa Jadi Tersangka Jika Terbukti Menerima Uang Hasil Prostitusi Online

oleh -

SURABAYA – Penyidikan kasus prostitusi online terhadap artis VA dan AS masih belum berakhir. Kedua artis itu akan kembali disidik jika terbukti menerima uang langsung dari pelanggan.

“Meski VA dan AS tidak ditahan, kasus ini tidak berhenti pada wajib lapor. Keduanya bisa disidik kembali kalau terbukti menerima uang dari pelanggan” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (7/1/2019).

VA dan AS telah menjalani pemeriksaan lebih dari 24 jam, sejak diciduk polisi di salah satu hotel di Surabaya pada Sabtu, 5 Januari 2019. Kemudian polisi melepaskan VA dan AS, karena dianggap tidak bersalah pada Minggu malam, 6 Januari 2019.

“VA dan AS masih berstatus sebagai saksi. Bisa ditetapkan sebagai tersangka, jika kegiatan ini (prostitusi online) dijadikan sebagai pekerjaan. Saat ini masih belum terbukti, dan kita masih mendalaminya,” ujarnya.

Menurut Barung, kedatangan VA dan AS ke Surabaya bukan inisiatif sendiri. Melainkan atas permintaan muncikari. “Jadi mereka ini hanya korban yang didatangkan muncikari, yakni TN dan IS,” katanya.

Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim mengamankan VA dan AS di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu, 5 Januari 2019. Keduanya diamankan lantaran terlibat kasus prostitusi online.

VA sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kasus prostitusi yang melibatkan dirinya. Sebab lantaran hal itu, timbul kegaduhan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, artis FTV ini juga menyadari bahwa perbuatannya telah merugikan banyak orang. “Saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Atas opini dan asumi masyarakat yang sudah terbentuk di masyarakat,” kata VA, usai menjalani pemeriksaan Minggu kemarin. @VIN