Universitas Jember Terima Aset Senilai Rp45 Miliar di Bondowoso

oleh -

JEMBER– Rektor Universitas Jember (Unej) melakukan penandatanganan serah terima aset milik Pemerintah Kabupaten Bondowoso kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Aset senilai Rp45 miliyar rupiah itu, akan dimandatkan pengelolaanya kepada Unej untuk digunakan sebagai Unej Kampus Bondowoso.

Moh. Hasan selaku rektor Unej mengapresiasi pemerintah Kabupaten Bondowoso karena telah berkomitmen memajukan serta mengembangkan pendidikan tinggi di daerahnya. Sebab proses pendiriaan kampus Bondowoso sendiri tidak memakan waktu kurang dari dua tahun. Menurut Hasan, hal tersebut merupakan kerja keras dari Pemda dan DPRD Bondowoso.

“Dukungan ini salah satunya dibuktikan dengan penyerahan aset daerah kepada Kemenristekdikti, untuk selanjutnya digunakan sebagai Universitas Jember kampus Bondowoso. Hari ini Pemkab Bondowoso, DPRD, dan masyarakatnya telah dicatat dalam sejarah pendidikan tinggi Indonesia, telah turut berperan aktif dalam usaha menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Moh. Hasan, Kamis (12/7/2018).

Lanjut Moh. Hasan, dirinya juga otimis bahwa nantinya Unej kampus Bondowoso ini akan ramai dan berkembang, karena berada di daerah strategi yakni Poncogati. “Daerah Poncogati ini akan dilewati oleh pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, sehingga ke depan bakal ramai karena aksesnya mudah dari Surabaya,” pungkas Moh. Hasan.

Sedangkan Angga Kusuma, Kepala Sub Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara Direktorat Sarana dan Prasarana Kemenristekdikti, juga mengapresiasi atas kerjasama yang dilakukan oleh Universitas Jember dengan Pemerintah Bondowoso, yang dinilainya sukses. “Keberadaan tanah dan bangunan, serta sarana pendukung di sini sudah layak untuk pengembangan kampus lebih lanjut, prosesnya pun berjalan dengan baik,” katanya.

Penyerahan aset ini di antaranya, tanah seluas kurang lebih 9,8 hektar beserta bangunan berupa gedung serbaguna, gedung kuliah tiga lantai, gedung perkantoran, asrama, 120 perangkat komputer serta sarana dan prasarana lainnya.

Editor: Ahmad Saefullah