Tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya Capai Rp210 Miliar

oleh -
ILustrasi
ILustrasi

SURABAYA – Tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp210 miliar. Angka itu merupakan tunggakan dari berbagai komponen yang dicover BPJS, seperti obat, alat kesehatan, pelayanan, dan lainnya.

“Hampir semua komponen mengalami tunggakan. Tapi tunggakan paling banyak dari komponen obat dan pelayanan. Saya tidak ingat jumlah rincinya berapa, namun yang jelas tunggakan BPJS di RSUD Dr Soetomo sejak bulan Mei hingga Agustus 2018 mencaspai Rp210 miliar,” kata Kepala Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) RSUD dr Soetomo Surabaya, dr. Harsono, dikonfirmasi, Rabu (26/9/2018).

Terkait tunggakan BPJS tersebut, Harsono mengaku telah dihubungi langsung BPJS Pusat yang berjanji akan membayar dalam dua hari ini kedepan ini. Ia memperkirakan jumlah tunggakan yang akan dibayarkan BPJS ke RSUD Dr. Soetomo separuh dari angka tersebut, atau sekitar Rp105 miliar.

“Saya sekarang masih menunggu hasil verifikasi dari BPJS Pusat untuk pencairan tunggakan BPJS, Insya Allah dua hari ini pencairan akan turun. Sementara sisanya, BPJS berjanji akan melunasi dua bulan lagi atau sekitar bulan November 2018,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim itu, mengaku memahami kondisi BPJS. Meski demikian, ia berharap pihak BPJS segera melunasi sisa tunggakan yang ada. “Karena jika tidak dikhawatirkan bisa mengganggu terhadap operasional di RS. Saya sangat memahami kondisi BPJS, karena ini program pemerintah, jadi harus kita bantu untuk yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Harsono mengaku beruntung selama BPJS mengalami tunggakan tidak mengganggu terhadap pelayanan di RS Dr. Soetomo. Sebab, pihak rumah sakit masih bisa mengatasi adanya tunggakan tersebut, demi memberi pelayanan terbaik bagi pasien.

“Alhamdulillah selama ini belum mengganggu dari aspek pelayanan, mudah-mudahan tidak terganggu. Tapi kalau tunggakan itu berlarut-larut, tentu bakal mengganggu operasional yang otomatis terhadap pelayanan di RS,” katanya. @VIN