Tradisi Balon Udara Lebaran Ketupat Di Jombang Tak Lagi Ada

oleh -

JOMBANG – Tradisi tahunan saat lebaran ketupat (kupatan), warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang acap kali menerbangkan ratusan balon udara. Namun pada tahun 2019 kali ini, tradisi rutinan tersebut sudah tidak bisa di jumpai. 

Hal tersebut disebabkan karena adanya larangan dari Menteri Perhubungan (Menhub), Sesuai dengan Undang undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, menerbangkan balon udara dapat menganggu lalu lintas penerbangan dan membahayakan penumpang pesawat.

Cahyono (65), Warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek menuturkan, warga sudah tidak ada lagi yang menerbangkan balon udara, lantaran ada aturan dari pemerintah yang melarang menerbangkan balon udara. 

“Disini sudah tidak ada yang menerbangkan balon. Pihak kepolisian juga sudah menghimbau untuk tidak menerbangkan balon udara,” ucapnya, Rabu (12/06/2019).

“Petugas dari Polsek Diwek juga melakukan patroli terus menerus ke Desa – Desa,” imbuhnya. 

Dari kejahuan masih terlihat beberapa balon udara yang sudah terbang. Akan tetapi itu bukan dari Desa Bandung. 

“Tadi terlihat ada 3 balon yang sudah terbang, tapi kalau dilihat terbangnya sudah sangat tinggi, kemungkinan itu dari luar Kecamatan,” pungkasnya. 

Sementara, warga dari luar Desa tersebut banyak yang berdatangan. Mereka masih beranggapan bahwa di Desa Bandung, masih diadakan tradisi rutinan penerbangan balon udara saat lebaran ketupat. Banyak diantaranya mengaku kecewa dengan tidak adanya tradisi rutinan tersebut.

Editor. :  Rusmiyanto