Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Sumenep Duduki Kantor DPRD

oleh -

SUMENEP: Ribuan massa dari Aliansi Mahasiswa Sumenep menggelar aksi di depan Gedung DPRD setempat, Kamis 8 Oktober 2020 siang. Mereka datang ke kantor wakil rakyat itu untuk menolak disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang sebelumnya disahkan oleh DPR RI.

Mereka secara bergantian melakukan orasi di atas mobil komando yang mereka bawa. Dalam orasi itu, disampaikan pula sejumlah komitmen bersama Aliansi Mahasiswa Sumenep yang telah disepakati. Semuanya, untuk menolak UU Cipta Kerja.

Aksi para mahasiswa ini digelar dengan membawa sejumlah poster salah satunya bertuliskan DPR Terpapar Covid 19, otaknya konslet, Undang-undangmu lebih kejam dari undangan mantan dan sejumlah poster lainnya. Tidak hanya itu mereka juga menggelar orasi secara bergantian.

“Kami sepakat menolak UU Omnibuslaw karena UU itu mengangkangi nasib rakyat, tidak pada rakyat khususnya kepada kaum buruh,” kata salah satu orator aksi diatas mobil komando, Faiq.

Kata para orator ini, UU yang disahkan itu sangat mendukung kepentingan rakyat. Dan, mengurangi hak-hak buruh sehingga perlu ditolak. “UU Hak Cipta mengibiri kepentingan rakyat, karena tidak selaras UUD 1945. Makanya, semua mahasiswa menolak,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta anggota dewan untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa ini kepada DPR. “Ini adalah bentuk pembelaan kepada rakyat, kami minta dewan untuk menemui kami. Aspirasi ini harus disampaikan kepada DPR Pusat,” tegasnya.

Aksi mahasiswa ini masih hingga saat ini masih berlangsung. Aksi dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Sumenep. Bahkan, pagar berduri disiagakan dalam aksi tersebut. NOE