Tolak Penutupan Pabrik Gula ‘Djombang Baru’, Petani Gelar Istighosah

oleh -

JOMBANG-Petani tebu gelar do’a istighosah bersama di area pabrik gula Djombang Baru milik PT. Perkebunan Nusantara X, Jum’at 07/12/18.

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan penolakan penutupan PG Djombang Baru. Mereka berdo’a dan melakukan orasi.

Mereka adalah perwakilan kelompok petani tebu di Kabupaten Jombang, yang menolak rencana penutupan pabrik gula tersebut, karena dinilai akan mematikan pendapatan petani tebu serta karyawan pabrik gula dan juga buruh tani.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa PTPN X akan berencana menutup pabrik gula tersebut di tahun 2019 mendatang. Karena dinilai kurang memenui standart giling (merugi). Wacana penutupan sendiri sudah muncul sejak 2015 silam.

Mahmud Naf’an, ketua KPTR Harum Jaya menuturkan, tuntutan para petani tebu menolak pabrik gula ditutup, sebab itu akan berdampak pada kehidupan serta perekonomian orang banyak.

“Seandainya pabrik ini ditutup, maka akan berpengaruh pada perekonomian petani tebu, karyawan pabrik, serta buruh tani” ucapnya saat ditemui awak media.

Ia menambahkan, bahwa aksi tersebut adalah murni dari para petani tebu. Tidak ada suruhan dari pihak manajemen pabrik. Ia juga berharap agar pemerintah mendengar keluhan para petani.

“Ia berharap kepada pemerintah supaya tidak ada penutupan pabrik gula, baik di Jombang maupun di wilayah lain” imbuhnya.

Dari informasi yang kami dapat, terdapat tiga pabrik tebu milik PTPN X yang akan ditutup, yakni PG Djombang Baru (Jombang), PG Lestari (Kertosono), PG Meritjan (Kediri). @VIN