Tips Ikut Open Trip ke Luar Negeri, Biar Asyik dan Gak Tekor

oleh -
(Foto: Upstation Asia)

Tren berlibur untuk melepas penat menjadi kebutuhan yang semakin tinggi belakangan ini, salah satu yang sedang naik daun di kalangan milenial adalah ikut open trip baik untuk menjelajahi destinasi wisata di dalam maupun luar negeri.

Open trip pada dasarnya merupakan paket wisata bersama dengan wisatawan lain dengan titik-titik kunjungan yang telah ditentukan oleh operator tur. Bedanya dengan bepergian melalui travel agent adalah open trip biasanya hadir dengan harga relatif terjangkau dan destinasi wisata yang lebih unik serta beragam.

Open trip keluar negeri juga menjadi salah satu fenomena baru di kalangan milenial, eksplorasi negara-negara baru dengan potensi mendapat teman baru di perjalanan serta banyaknya operator open trip yang menawarkan jasa via media sosial menjadikan open trip semakin populer satu-dua tahun ini.

JavaMifi, brand lokal pemimpin di industri penyewaan travelwifi merangkum 3 tips penting untuk open trip yang perlu diketahui milenial agar perjalanan semakin seru.

Andintya Maris, Founder JavaMifi mengatakan,“Setiap orang senang bepergian, kami melihat tren open trip belakangan ini menjadi bagian signifikan dari pertumbuhan pelanggan JavaMifi, kami berharap dapat menjadi teman baik open trip para milenial dengan pilihan koneksi internet unlimited di 160 negara yang kami miliki.” Berikut tips untuk para milenial yang mengikuti open trip:

  1. Jangan Pasif
    Esensi dari open trip adalah kebersamaan dengan orang yang baru dikenal, oleh karena itu jangan pasif selama di perjalanan, berbagi camilan di perjalanan dapat menjadi awal yang baik untuk membuka pembicaraan. Selain itu bantu temanmu mengambil foto terbaik untuk dibagikan di media sosial, tentunya dengan bertukar media sosial sebelumnya hingga kalian bisa saling tag. Bangga kan kalau di caption foto keren itu tertulis this photo taken by nama kamu.
  2. Kontrol pengeluaran
    Open trip biasanya menawarkan paket yang sudah all-in sehingga bawa uang secukupnya saja untuk kebutuhan kamu selama di perjalanan. Biasanya wisatawan gelap mata dengan segala oleh-oleh dan pernak-pernik lucu dengan konsep “mumpung di sini” atau “kapan lagi” yang justru membuat pengeluaran membengkak. Alokasikan berapa budget yang ingin dihabiskan untuk mengerem keingingan dan tukar uang di tanah air untuk rate yang lebih baik. Ada baiknya cari juga informasi seberapa mudah menemukan ATM atau menggunakan kartu di destinasi tujuan jadi bisa mengira-ngira berapa banyak uang cash yang harus dibawa.
  3. Berbagi Wi-Fi
    Koneksi internet menjadi salah satu bagian terpenting saat bepergian, baik untuk mengeksplorasi spot menarik di destinasi tujuan, mengunggah foto ke media sosial hingga tetap terkoneksi dengan keluarga di tanah air. Seringkali internet justru menjadi salah satu biaya tertinggi di perjalanan. Salah satu cara untuk menghemat adalah dengan berbagi wi-fi menggunakan JavaMifi. Sebelum hari kepergian biasanya operator tur akan membuat grup chat yang berisi para anggota yang akan bepergian bersama, manfaatkan momen tersebut untuk janjian menggunakan wifi.