Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Mahasiswa PMM UMM Dirikan Gazebo Literasi

oleh -

Malang – Pandemi Covid-19 mengakibatkan merosotnya kualitas pendidikan.

Faktor ekonomi yang kurang memadai serta minimnya penguasaan teknologi oleh orangtua mengakibatkan pendidikan anak agak terbengkalai.

Seperti yang terjadi di di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Malang. Para orangtua siswa tak mampu mengimbangi sistem pembelajaran online di tengah pandemi.

Munculnya berbagai permasalahan dalam dunia pendidikan di masa pandemi ini mendorong sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bergerak.

Mereka adalah Muhammad Iskandar Dzulqornain, Vidya Nur’aini, Candra Wijaya, Choirun Nisa’ dan Atina Salsa Bilah. Bersama-sama mereka menggelar Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) melalui kegiatan Peningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Pandemi kepada anak-anak Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul.

Berbagai kegiatan pendidikan dilakukan oleh mahasiswa PMM. Di antaranya memberikan pengajaran tentang keagamaan mulai dari tata cara dan bacaan sholat, kisah inspiratif, khazanah para Nabi hingga doa sehari-hari.

Disamping memberikan materi keagamanan, para mahasiswa mendampingi anak-anak yang kurang menguasai keterampilan membaca dengan memberikan tips dan trik membaca cepat. Anak-anak pun antusias dengan metode pembelajaran yang digunakan karena santai namun tetap fokus pada tujuan.

Tidak hanya itu mahasiswa PMM UMM juga memberikan sosialisasi kepada warga Dusun Tulungrejo mengenai pentingnya peran orangtua dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak di era pandemi.

“Orangtua khususnya para ibu merupakan madrasah atau pendidikan pertama bagi sang anak. Pentingnya pemahaman orangtua terhadap anak akan memberikan dampak positif dalam mendidik karakter dan wawasan anak tersebut, bagaimana sikap anak dalam bergaul di dunia pendidikan akan melihat bagaimana sikap orangtua terhadap anak,” ujar Ketua PMM UMM Kelompok 90, Muhammad Iskandar Dzulqornain.

Berkat antusias dan dorongan masyarakat Dusun Tulungrejo yang turut andil dalam pelaksanaan program peningkatan kualitas pendidikan di era pandemi ini, mahasiswa PMM kelompok 90 mampu mendirikan gazebo literasi yang dijadikan sebagai titik pusat pembelajaran anak dan meningkatkan keterampilan membaca.

Tak hanya itu, gazebo literasi yang terletak di utara kantor balai dusun tersebut juga berfungsi sebagai ikon Dusun Tulungrejo yang mendapatkan predikat Kampung Budaya Pujon Kidul dari Kepala Desa Pujon Kidul.
Kepala Dusun Tulungrejo, Kusnin, mengatakan masyarakat sangat bersyukur dengan hadirnya mahasiswa PMM kelompok 90 yang membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran orangtua terhadap pendidikan anak.

“Alhamdulillah, saya beserta masyarakat sangat bersyukur dengan apa yang telah diberikan kakak-kakak mahasiswa PMM untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun mereka hanya berlima, tapi wujud adanya mereka memberikan dampak yang luar biasa terhadap semangat anak-anak untuk belajar dan mampu mendirikan gazebo ini bersinergi dengan masyarakat,” ujarnya.

Gazebo literasi dibuka dan diresmikan langsung oleh Kepala Dusun Tulungrejo pada Rabu (30/12). Peresmian secara simbolik dengan pemotongan pita dan tumpeng saat acara perpisahan dan penutupan kegiatan PMM oleh kelompok 90.