Tiga Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dibekuk Polres Jombang

oleh -
Tiga Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dibekuk Polres Jombang
Tiga Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dibekuk Polres Jombang

JOMBANG-Tiga orang pelaku pencurian spesialis rumah kosong antar kota dibekuk anggota dari Kepolisian Resort (Polres) Jombang. Ketiganya diamankan usai salah satu warga yang menjadi korban melapor kepada pihak yang berwajib.

Korban tersebut bernama Muhsin (45), warga Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ia melapor bahwa telah kehilangan sejumlah barang berharga dan sejumlah cek senilai miliaran rupiah. Hal itu diketahui korban, setelah mendapatkan rumahnya yang berantakan, lantaran di obok – obok oleh kawanan pencuri tersebut pada awal bulan Januari lalu.

Petugas dari kepolisian segera bergerak guna mengungkap aksi pencurian tersebut. Alhasil, dengan menghimpun dan mengumpulkan informasi, petugas akhirnya bisa menangkap ketiga pelaku.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni, Lucky Lestyono Insidenta (39), warga Jemur Gayungan, Kota Surabaya, Fatchur Rahman (29), warga Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, dan seorang rekan perempuannya. Mereka ternyata residivis dengan kasus yang sama.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP. Azi Pratas Guspitu memaparkan, modus operandi yang dilakukan pelaku dalam melancarkan aksinya yakni, komplotan ini menyasar rumah kosong atau yang sedang ditinggal pemiliknya.

“Para tersangka ini mencari rumah kosong yang lampu terasnya masih menyala saat siang hari. Usai dapat sasaran, kemudian salah satu pelaku berpura-pura mengetuk pintu pagar rumah yang bakal disatroninya. Dirasa tidak ada jawaban, pelaku kemudian masuk melalui pintu garasi yang ada disamping rumah,” papar Azi saat pers rilis, Jum’at (25/01).

Satu pelaku, lanjut Azi, bertugas mengawasi dari luar. Berjaga – jaga jika ada yang mengetahui aksi tersebut. Sedangkan rekan pelaku perempuan bertugas mencairkan cek dari bank hasil pencurian tadi.

“Tersangka Lucky, bertindak sebagai eksekutor. Sedangkan Fadchur ini tugasnya mengawasi situasi sekitar rumah dan menjadi pengemudi. Ia siaga jika ada orang datang dan segera menghubungi Lucky,” imbuhnya.

“Rekan perempuannya yang mencairkan cek ke bank. Cek yang sempat dicairkan senilai Rp 20 juta. Namun untuk total keseluruhan cek mencapai Rp 2 miliar lebih,” pungkasnya.

Dari pengakuan para pelaku, mereka tak hanya beraksi di wilayah Jombang saja, namun juga pernah beraksi di beberapa Kota lain yaitu di Malang dan Bali.

Hasil dari pengungkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, linggis besi, sebuah mobil jenis Honda Brio bernomor polisi L 1993 IY yang digunakan untuk beraksi, sepuluh cek BCA dan tujuh belas bilyet Giro BCA, sebuah cincin emas, sebuah baju, celana serta satu lembar surat bukti gadai.

Saat ini petugas masih terus mengembangkan kasus tersebut, sebab dimungkinkan masih ada TKP lain di Jombang yang belum diakui tersangka.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal tentang pencurian disertai pemberatan yakni, pasal 363 ayat 1 ke 4e dan ke 5e KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

 

Editor : Nurul Arifin