Tiga Orang Diamankan atas Dugaan Kasus Pungli di Pasar Lenteng, Sumenep

oleh -

SUMENEP: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep, Jawa Timur, menangkap tiga orang diduga menjadi dalang pungutan liar (Pungli) penempatan kios di Pasar Lenteng, Sumenep.

Tiga orang yang diamankan ini salah satunya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Sumenep. Adapun dua lainnya, merupakan pegawai harian lepas (PHL). Dalam modusnya itu, para oknum ini diduga menjanjikan tempat los atau kios yang lokasinya strategis, asalkan bayar.

Kepala Satreskrim Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi Dhany Rahadian Basuki menjelaskan, operasi tangkap tangan ini terjadi pada Minggu 28 Juni 2020, sekira pukul 22.00 Wib. Kala itu, sang PNS menyuruh para PHL untuk melakukan pungli.

“Modus yang dilakukan oleh PNS (ASN) ini yakni dengan cara menyuruh PHL untuk memungut uang para pedagang yang hendak menempati los (kios) yang baru dibangun,” jelas Dhany, Senin 29 Juni 2020.

Dia menegaskan, adapun rincian dari target operasi para peminta pungli ini yakni per los atau per kiosnya dengan harga sebesar Rp2 juta. “Mereka meminta sebesar 2 juta per satu losnya,” terangnya.

Adapun penangkapan yang dilakukan oleh Satreskrim tersebut, yakni pada saat para PHL sedang melakukan penarikan pungutan liar terhadap para pedagang yang akan menempati los baru. Sehingga polisi pun melakukan penggrebekan dengan barang bukti uang senilai jutaan rupiah.

Dalam hasil penangkapan itu pula didapati keterangan jika para pedagang yang hendak menempati los juga tidak langsung membayar secara penuh. Ada juga yang membayarnya dengan mencicil.

“Barang bukti yang kami amankan, ada Rp15,3 juta. Belum semuanya diambil pada saat kami tangkap,” jelasnya.

Saat in, ketiga orang tersebut telah diamankan di Polres Sumenep. Dia memastikan, ketiga oknum itu berpotensi sebagai tersangka. Karena ketiganya terkibat, satu orang memberikan perintah dan dua lainnya sebagai eksekutor.

“Untuk status ketiganya ini kami akan gelar perkara dulu. Baru ketika sudah naik penyidikan kita tetapkan sebagai tersangka,” tandasnya.

NOE