Terseret Arus, Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Brantas

oleh -
Proses Pencarian Korban di Sungai Brantas (AAN/Kabarjatim)
Proses Pencarian Korban di Sungai Brantas (AAN/Kabarjatim)

JOMBANG-Agil Lindu Firmansyah warga Dusun Kramat, Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso tenggelam di Sungai Brantas. Saat ini tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap bocah berusia 11 tahun itu.

Sebelum tenggelam, Agil bersama lima temannya bermain batang pohon pisang yang di buat perahu di aliran sungai brantas. Saat batang pisang yang ditumpanginya terbawa arus ia terpeleset kemudian kejebur.

Ke empat dari temannya berhasil menepi, namun Agil bersama satu orang teman yang lain masih terbawa arus. Nasib mujur bagi teman Agil yang bisa diselamatkan warga yang saat itu mengetahui insiden tersebut. Tetapi Agil tidak bisa terselamatkan karena tenggelam.

Kayin (60), saksi mata menuturkan, sebelumnya 6 anak tersebut bermain batang pohon pisang dengan cara ditumpangi. Ketika terbawa arus mereka terpeleset dan tercebur.

“Enam anak main kapal – kapalan dengan batang pisang, terus terpeleset” tuturnya saat ditemui wartawan di rumahnya.

“Empat anak berhasil menepi, korban (Agil) beserta satu temannya terbawa arus. Temannya berhasil diselamatkan, namun korban hilang tenggelam” imbuhnya.

Keluarga korban yang mendengar bahwa anaknya tenggelam langsung histeris. Kemudian, perangkat Desa setempat melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Ploso dan dilanjutkan ke BPBD Jombang.

Saat ini pihak BPBD, Polsek, dan Koramil setempat dan dibantu para relawan serta Basarnas Jawa Timur sedang melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Brantas menggunakan perahu karet. Dan di hari kedua ini, Rabu (17/10/2018) pencarian belum juga mendapatkan hasil. @VIN