Tersangka perampokan Guru SMPN 1 Perak Peragakan 36 Adegan

oleh -

JOMBANG: Ratusan warga Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang memadati lokasi rekontruksi perampokan disertai kekerasan guru SMP Negeri 1 Perak, yang dilakukan oleh penyidik Satuan Reserse kriminal (Satreskrim) Polres Jombang. Pada Rabu (12/2) Pagi.

Pantauan dilokasi, dua orang tersangka yang merupakan pasutri yakni Wahyu Puji Winarno (30), dan Sri Wahyu Ningsih (21), asal Desa Cangkringrandu dihadirkan untuk memerankan sejumlah 36 adegan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Yakni mulai dari awal pasutri tersebut datang hingga terjadinya aksi perampokan, dan kekerasan terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, rekontruksi dilakukan guna  memastikan kronologi perampokan yang disertai dengan kekerasan yang terjadi pada bulan Desember tahun lalu.

“Ini untuk menyakinkan bagaimana peristiwa ini terjadi, sehingga baik penyidik serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar mendapatkan pemahaman yang sama dalam menangani kasus ini,” ucapnya.

Booby menambahkan, bahwa rekontruksi yang dilakukan oleh para tersangka, semua sesuai dengan hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku serta ada beberapa adegan yang sengaja tidak dilakukan di lokasi tempat kejadian perkara.

“Adegan pelaku meminjam sepeda motor dan pisau kepada tetangganya serta saat tersangka menjual Hp milik korban ke Counter tidak dipergakan karena berbeda TKP,”Jelasnya.

Untuk diketahui, Seorang guru SMP Negeri 1 Perak Jombang, Elly Marida ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Diduga, Eli korban perampokan. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (21/12/2019) skitar pukul 13.00 WIB. Tetangga korban sempat mendengar teriakan Elly. Kondisi perempuan paruhbaya itu pertama kali ditemukan pihak keluarga dalam keadaan sudah tak bernyawa di kamar rumahnya.(Noe)