Terpeleset, Warga Jombang Tenggelam Saat Ambil Air di Sungai

oleh -

JOMBANG – Nasib malang menimpa Suharto (60), warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Saat sedang mengambil air di Sungai Konto guna memancing mesin diesel untuk mengairi sawah, dia terpeleset dan tenggelam. Tubuhnya baru ditemukan enam jam kemudian dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelumnya, ia bersama saudaranya pergi ke sawah yang jauhnya sekitar 500 meter dari tempat tinggalnya. Mereka berdua berangkat pukul 05.30 WIB, Sabtu 6 Oktober 2018.

Sesampainya di sawah, korban lalu mengambil air untuk memancing mesin diesel dengan memakai ember di sungai yang dekat dengan lokasi mereka melakukan pengairan. Sedangkan saudaranya menunggu sembari menyiapkan mesin diesel.

Setelah beberapa kali mengambil air, korban tak kunjung kembali sehingga saudaranya cemas, lantas mencarinya. Namun, dia hanya menemukan seutas tali yang digunakan untuk mengikat ember tergeletak di bibir sungai.

Bambang, adik korban menuturkan, korban sudah mengambil air di sungai sekira 2 kali, namun yang ketiga kalinya tidak kembali. “Korban mengambil air 2 kali, setelah diesel berbunyi, ia masih mengambil air lagi terus tidak kembali,” tuturnya saat ditemui Kabarjatim di lokasi hanyutnya korban.

Kemudian ia bergegas mencari pertolongan ke warga sekitar. Ia bersama warga sempat menyelam namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya Bambang melapor ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Mojowarno. “Saya sempat menyelam bersama warga tapi tidak menemukan jasad korban,” imbuhnya.

Kapolsek Mojowarno AKP Wilono memaparkan, korban diduga terpeleset saat mengambil air dan terjebur ke sungai. “Karena tidak bisa berenang akhirnya tenggelam” ucapnya.

Petugas BPBD Jombang bersama petugas dari kepolisian setempat serta dibantu relawan yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.

Proses pencarian berlangsung sulit karena kedalaman sungai mencapai 8 meter. Warga yang datang ke lokasi kejadian menambah sulitnya proses evakuasi.

Selang 6 jam kemudian jasad ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Setelah proses evakuasi jasad korban langsung dibawa ke rumah duka guna disemanyamkan.

Editor: Ahmad Saefullah