Tergiur Barang Bagus, Warga Sampang Tertipu Belanja Online

oleh -

SAMPANG: Kudrotul Aisyah (38) warga Jalan Imam Bonjol Kelurahan Dalpenang Kecamatan Sampang Madura, mengaku menjadi korban penipuan belanja online di Sebuah akun facebook daster murah. Pasalnya, barang yang ia pesan tak kunjung datang dan saat dikonfirmasi ulang jawabnya ber tele – tele dan langsung meng block nomor WA. selasa (16/09/2020).

Awalnya Ia mengaku tergiur dengan daster yang terpangpang dalam akun facebook daster murah. kemudian, ia menghubungi nomor telephone yang terpasang dalam akun tersebut. Setelah itu ia dapat respon untuk menentukan pilihan sejumlah daster.

“Lalu saya memilih sebanyak enam daster dan saya mentransfer uang sebesar Rp 422.000 ke rekening atas nama ahmad jeky disalah satu Bank,” ujarnya.

Satu hari kemudian Aisyah melanjutkan, ia kembali ditawarkan sejumlah jenis baju dari nomor tersebut dengan dalil pembelian paketan seharga Rp 4 juta dan harus membayar uang muka sebesar Rp 2 juta sedangkan sisanya bisa di bayar dengan cash tempo. Tapi bila tidak mampu pilihan ke dua seharga Rp 2 juta dengan uang muka Rp 1 juta sedangkan sisanya dibayar dengan cara yang sama.

“Setelah dapat tawaran itu saya menanyakan pesanan sebelumnya dan jawabnya masih proses pengiriman. Lalu saya ikut dengan paketan seharga Rp 1 juta dan diminta mentransfer uang kembali ke rekening yg sama sebesar Rp 1 juta dengan perjanjian akan dikirim sejumlah 130 baju dengan jenis campuran,” ucapnya.

Kemudian, setelah mentransfer uang sebesar Rp 1 juta dengan jenjang waktu 3 sampai 4 hari barang yang sudah di pesan tidak kunjung datang dan ketika di hubungi nomornya langsung di blockir.

“Karena barangnya belum sampai saya hubungi nomor itu tapi nomor saya langsung di block dan saya pakai nomor anak saya juga di block,” jelasnya.

Menanggapi hal itu Kapolres Sampang melalui Kasat reskrim AKP Riki Donaire menghimbau agar masyarakat sampang berhati – hati terhadap maraknya penipuan belanja online. adapun upaya yang bisa di lakukan yaitu Jangan tergiur dengan barang murah.

“Harus cerdas melihat produk dan produsen barang. apabila barang mahal di jual murah sekalipun itu benar kualitas dari barang pasti sudah berubah,” imbaunya.

Kemudian ia menambahkan, korban bisa menyimpan dengan baik bukti transaksi. Hal itu bila korban akan melakukan komplain atau pelaporan terhadap penipuan yang terjadi. Jangan berpatokan pada komentar pembeli. Karena bisa saja itu di buat oleh produsen yang menipu.

“Minta foto real time. Untuk memastikan barang itu pada saat waktu yang sama benar adanya. Menggunakan pihak ke tiga atau aplikasi belanja terpercaya sehingga bisa melakukan retur terhadap transaksi ataupun barang,” tambahnya.

Dikatakannya, Pastikan toko atau produsen penyedia terekomendasi oleh orang yang kita kenal. Dan Hati – hati menggunakan akun perbankan yang kita miliki untuk menghindari skimming data perbankan.