Tekan Angka Kecelakaan, Polres Jombang Pasang Peringatan di Jalur Blackspot

oleh -

JOMBANG – Satuan Lalulintas Polres Jombang memasang puluhan baner imbauan kecelakaan lalulintas di dua jalur rawan kecelakaan (blackspot), yakni di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Nasional Surabaya – Madiun di Kecamatan Mojoagung.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman berharap pemasangan banner tersebut dapat menurunkan angka laka dijalur blackspot hingga 50 persen.

“Di Jalan Soekarno hatta sebelum dipasang banner rata – rata ada 12 kejadian setiap bulannya, namun setelah dipasang banner turun menjadi 6 hingga 8 kejadian, begitu juga di Kawasan Mojoagunh dari rata-rata 11 kejadian setiap bulannya menjadi 5 hingga 7 kejadian. Kejadian kecelakaan tersebut mulai dari Kecelakaan ringan hingga berat,” ujarnya saat ditemui di Kantor Satlantas Polres Jombang.

Selain memasang baner imbauan di Jalur Blackspot, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan baik melalui media cetak elektronik serta ke sekolah-sekolah.

“Sosialisasi tersebut rutin kita lakukan di sekolah-sekolah terutama saat pelaksanaan upacara bendera. Anggota bertindak sebagai inspektur upacara guna memberikan amanat dan imbauan,” imbuhnya.

Masih menurut Sulaiman, pihaknya berharap masyarakat lebih sadar dalam berkendara, yakni dengan melengkapi surat dan kelengkapan berkendara. “Selain itu yakni dengan mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada, sehingga selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Jalur Blackspot Berkurang

Tiga jalur rawan kecelakaan lalu lintas atau yang biasa dikenal dengan blackspot di kabupaten jombang berkurang menjadi dua titik.

Tiga titik sebelumnya yang menjadi jalur black spot yakni berada di jalan nasional Surabaya madiun tepatnya di kecamatan Mojoagung jalan Soekarno Hatta serta jalan Raya perak tepatnya di Desa Jatipelem.

“Untuk wilayah Jatipelem tidak masuk dalam jalur black spot karena di daerah tersebut sudah jarang terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman.

Saat ini pihaknya tengah fokus untuk memasang banner serta imbauan di dua titik jalur black Spot yang tersisa di Kabupaten Jombang.

Editor: Ahmad Saefullah