Tatib Anggota DPRD Sumenep Dikebut

oleh -

Sumenep – Panitia khusus (Pansus) pembahasan tata tertib (Tatib) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus mempercepat penyelesaian pembahasan tatib tersebut.

Meski belum sebulan dibentuk, Pansus telah menyelesaikan sembilan pasal dari yang semula dua belas pasal. “Sudah sembilan pasal yang selesai. Yang jelas ini sudah lebih banyak yang selesai diri pada yang akan dibahas,” kata Ketua Pansus Tatib DPRD Sumenep, Akis Jazuli.

Dikatakan, pembahasan tatib tersebut harus segera diselesaikan karena akan dijadikan acuan para anggota DPRD Sumenep dalam mengutus anggota fraksi ke komisi.

“Tatib ini sangat menentukan pada fraksi. Makanya pada prinsipnya semua pasal dan bab kita bahas secara maksimal,” jelasnya.

Menurut Akis, salah satu pasal yang sangat krusial adalah mengenai jumlah anggota dan pendistribusian fraksi di setiap komisi. Hal itu dikarenakan setiap pansus pasti memiliki grand design berbeda-beda, sehingga pembahasan alot.

Selain itu, berdasarkan tatib yang baru kata dia jumlah komisi maksimal berjumlah 14 anggota dan minimal 10 anggota.

Setiap fraksi kata dia hanya diperbolehkan menempatkan kadernya maksimal tiga orang. Itu dilakukan untuk menghindari penumpukan anggota dari fraksi tertentu di komisi.

“Ini sudah menyesuaikan dengan jumlah total anggota. Artinya tidak boleh satu fraksi itu lebih dari 15 orang,” terangnya.

“Dan ini yang membedakan dengan tatib lama, kalau yang lama penempatan anggota menggunakan asas perimbangan dan pemerataan. Artinya tidak ada batasan bagi fraksi untuk menempatkan kadernya di komisi,” tandasnya.(Noe)