Tangkal Radikalisme Ning Ema Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dihadapan Ratusan Santri Tambakberas

oleh -

JOMBANG: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Ema Umiyyatul Chusnah mengajak para santri di Santri Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Al Wahabiyah Tambakberas, Jombang untuk membekali diri dengan rasa nasionalisme dan wawasan tentang negera. Hal tersebut disampaikan saat acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren setempat.

Pantauan dilokasi, Acara tersebut diikuti oleh sebanyak 150 santri sebagai peserta, acara tersebut dilaksanakan sesuai Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 yakni, Physical Distancing atau menjaga jarak antar peserta dan tetap menggunakan masker selama acara berlangsung.

““KH Wahab Hasbullah mencetuskan Ahlul Wathon, Ruhul Wathoniyah, Semangat Kebangsaan, Kemerdekaan, Persatuan, Identitas Nasional. Hubbul Wathan Minal Iman adalah salah satu ide yang digagas oleh Mbah Wahab berdasarkan kajian syarah dari beberapa kitab,” Ujar Ning Ema dalam sosialiasnya. Sabtu, 19 September 2020

Ia menambahkan, Salah satu musuh terbesar dari Bangsa Indonesia yakni radikalisme. Oleh karenanya untuk memunculkan kecintaan terhadap tanah air merupakan salah satu cara untuk membendung dan melindungi bangsa ini dari faham radikalisme. 4 Pilar Kebangsaan harus diketahui dan dipelajari oleh kaum-kaum muda terutama para santri-santri sekarang ini, 4 Pilar Kebangsaan tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Ning Ema (1)

“Pancasila sudah mutlak menjadi dasar negara kita dan dirumuskan sedemikian rupa hingga mencakup seluruh nilai-nilai kebangsaan baik adat istiadat, budaya dan jatidiri Bangsa Indonesia.  UUD 1945 merupakan landasan hukum yang dianut oleh negara Indonesia dalam mengatur dan melaksanakan tatanan masyarakat Bangsa Indonesia. Sementara NKRI merupakan hal yang sudah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun,”Imbuhnya.

Masih menurut Perempuan yang menjabat Sebagai Anggota Komisi IV DPR-RI ini, bahwa Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan Bangsa Indonesia, hal ini dikarenakan Bangsa Indonesia terdiri dari beberapa suku, adat, bahasa dan budaya, sehingga walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, Indonesia Raya.

“Sebagai pelajar kita hendaknya selalu mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasar Negara Indonesia yakni Pancasila, agar senantiasa semakin menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air Indonesia, sekaligus sebagai benteng dari hal-hal yang ingin merusak tatanan negara Republik Indonesia, karena generasi muda sekarang adalah wajah dari negara Indonesia di masa yang akan datang, Hubbul Wathon Minal Iman. Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman,”Tegasnya.

Selain itu, Melalui semangat KH. A. Wahab Hasbullah dalam menanamkan semangat Nasionalisme kepada seluruh rakyat Indonesia adalah salah satunya beliau menciptakan lagu “Ya Ahlal Wathon” yang sampai sekarang lagu tersebut dinyanyikan setelah lagu Indonesia Raya pada setiap acara-acara formal khususnya di Pondok Pesantren.

“Lirik lagu Ya Ahlal Wathon benar-benar menggambarkan Nasionalisme dalam rangka menggelorakan semangat bagsa Indonesia,”Pungkasnya. NOE