Tak Pakai Masker, Sejumlah Pengendara di Sumenep Harus Bernyayi dan di Push Up

oleh -

SUMENEP: Sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil yang melalui jalur Alun-alun Kota, Taman Bunga, Sumenep, Jawa Timur, terpaksa harus menerima sanksi di push up setelah kedapatan oleh petugas berkendara tanpa bermasker.

Penindakan pengendara tak bermasker itu merupakan kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan sesuai dengan Inpres No. 6 Tahun 2020. Para petugas tersebut melakukan operasi di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Pajagalan, Sumenep.

“Sejak kemarin dengan di pimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Sumenep, Wakapolres Sumenep, melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Sesuai Inpres No. 6 Tahun 2020 Kab Sumenep bertempat di Jalan Dr. Soetomo Kelurahan Pajagalan Kec Kota Kab Sumenep,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. Selasa, 15 September 2020.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan Operasi Yustisi ini adalah bertujuan untuk Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Dengan kegiatan operasi secara masif diharapkan masyarakat Sumenep menjadi lebih Disiplin karena Disiplin adalah vaksin. Jika masyarakat sudah disiplin dalam penggunaan masker maka maskermu melindungiku dan maskerku melindungimu,” jelasnya.

Dari hasil operasi itu, masih banyak masyarakat yang terjaring tidak menggunakan masker, dan oleh petugas diberikan sanksi teguran dan dan sanksi sosial.

“Sanksinya itu ada yang menyanyi, terus ada juga yang di push up, ada juga yang kami suruh untuk mengucapkan Pancasila,” terangnya.

Dia mengaku, kegiatan Operasi Yustisi ini akan berlangsung setiap hari. Dimungkinkan, kegiatan operasi tersebut tidak hanya di satu titik saja, melainkan akan menyebar di beberapa lokasi. NOE