Tak Aktif, Ratusan Koperasi di Sumenep Terancam Ditutup

oleh -
Ilustrasi
Ilustrasi

SUMENEP – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengancam akan menutup ratusan koperasi didaerah tersebut karena sudah tidak aktif.

Berdasarkn hasil pantauan yang dilakukan Dinas Koperasi, sekitar 140 dari 1.400 koperasi atau setara 10 persen yang sudah tidak aktif dan tidak bekerja sesuai dengan koperasi biasanya.

“Ada sekitar 140 koperasi yang tidak aktif. Jadi koperasi-koperasi ini nantinya akan kami non aktifkan saja,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Imam Trisnohadi, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya, aesuai undang-undang nomor 25 tahun 1992, koperasi wajib melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Hanya saja, banyak ditemukan koperasi yang tidak melakukan RAT. Koperasi tersebut dianggap mati suri atau tidak aktif.

“Selain itu kegiatan lain juga sudah tidak berjalan, seperti simpan pinjam,” terangnya.

Namun kata dia, saat saat ditanya kesiapannya untuk mengaktifkan kembali, pengurus mengaku siap dan akan menjalankan fungsi koperasi sesuai undang-undang yang berlaku.

Saat ini pihaknya tengah memberikan pembinaan agar koperasi itu diaktifkan kembali. Namun, apabila tetap fakum, maka pihaknya terpaksa akan mencabut izin. Apabila dilakukan pencabutan, secara otomatis akan terhapus, jika melakukan kegiatan koperasi lagi, dipastikan itu ilegal.

“Kami menyarankan supaya semua koperasi yang ada di Sumenep ini berjalan dengan baik sesuai tujuan awal. Karena koperasi merupakan salah satu penggerak ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

Editor : Nurul Arifin