Tajul muluk dan Pengikutnya bertaubat dan di Baiat

oleh -

SAMPANG: Tajul Muluk bersama ratusan pengikutnya di baiat untuk kembali ke ajaran Ahlu sunnah waljama’ah (Aswaja) di Pendopo Bupati Kabupaten Sampang. Hal tersebut dilakukan karena mereka telah sadar menganut pada aliran yang salah ingin kembali pada ajaran yang benar.

Pantauan dilokasi, Kembalinya Tajul muluk atau Ali Murtadho sebagai Pimpinan Syi’ah di Kabupaten Sampang serta bersama 274 pengikutnya di saksikan oleh Sejumlah ulama madura, unsur Pemerintahan Kabupaten, Pemprov Jatim dan Pemerintah Pusat.

Tajul Muluk mengatakan keinginan untuk kembali ke aliran aswaja karena dirinya sadar aliran tersebut adalah aliran yang salah dan berjanji akan melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan Aswaja. Selain itu, dia berharap bisa kembali ke tanah kelahirannya dan menyambung kembali silaturrahim dengan suadara dan ulama sampang.

“Setelah ini kami ingin memperbaikinya untuk menebus kesalahan kami dan memilih Aswaja sebagai ajaran yang benar” ujarnya setelah proses pembaiatan. Jumat, 6 November 2020.

Sementara Bupati Sampang, H Slamet Junaidi menyampaikan rekonsiliasi ini merupakan sinergitas pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah dan dia berharap dari rekonsiliasi itu dapat menciptakan kehidupan yang lebih aman dan damai.

“keinginan ini murni dari penganut aliran syi’ah yang meminta kembali ke aliran Aswaja tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan patut kita syukuri hal ini,” tandasnya. NOE