Sutopo Berbagi Rasa dan Doakan Ani Yudhoyono, Kalimatnya Sangat Menyentuh

oleh -

JAKARTA – Ani Yudhoyono, Istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, kini tengah dirawat di NUS Hospital Singapore. Dia divonis sakit kanker darah.

Penyintas kanker paru stadium 4B, Sutopo Purwo Nugroho pun berkirim doa untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.

“Ibu Ani sakit kanker darah tanda Allah sayang sama Ibu. Allah sedang menguji kesabaran, kekuatan dan taqwa kita agar kita senantiasa berdoa, meminta belas kasihan dan mengangkat sakit kita tanpa meninggalkan sakit yang lain. Jadi tetap semangat, ikhlas dan sabar ya bu. Semoga ibu cepat sembuh dan sehat. Rakyat Indonesia mendoakan Ibu dan membutuhkan Ibu. Buat Pak SBY dan keluarga agar tetap sabar merawat Ibu Ani. Keluarga adalah sumber penyemangat utama bagi para penyintas kanker,” ujar Sutopo saat menjalani kemoterapi ke-8 di RSPAD Jakarta, Kamis (14/2/2018).

Dalam kesempatan ini Sutopo mengutarakan bahwa bisa jadi dia bukanlah siapa-siapa bagi Ibu Ani. Tapi sebagai penyintas kanker, dia memahami bagaimana sakitnya secara lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis sakit kanker.  “Rasa shock, bingung dan sedih pasti memenuhi benak kita. Mengapa saya? Itu pertanyaan yang selalu muncul di awal,” ungkapnya.

Lantaran itu Sutopo berharap Ibu Ani tetap semangat, ikhlas menerima ujian sakit kanker, terus berdoa dan ikhtiar, serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih banyak kenikmatan dan kesehatan tubuh lain yang Allah limpahkan.

“Saya sebagai penyintas kanker paru stadium 4B yang sudah menjalani 1 tahun ini dan saat ini sedang menjalani kemoterapi ke-8, memahami dan mengerti sakit kanker itu seperti apa menyakitkannya.”

“Perlu kesabaran dan kekuatan menghadapi ujian yang berat ini. Yang penting Ibu Ani harus ikhlas dan semangat. Jangan putus asa dan menyerah. Tetaplah berdoa kepada Allah SWT karena sesungguhnya sehat dan sakit itu kuasa Allah. Dokter, perawat dan orang lain adalah perantara saja sesuai keahlian yang dimilikinya.”

Sutopo berpesan, sakit kanker berarti kualitas hidup harus lebih baik. Dia pun berbagi tips menjaga pola makan, hindari makanan yang disukai kanker. Hindari gula bahkan kalau perlu tidak usah konsumsi lagi. Hindari makan-makanan yang dibakar, berpengawet dan kimiawi. Perbanyak makan buah dan sayur.

“Dan yang tak kalah penting tetaplah berpikir positif. Pikiran sangat mempengaruhi hati, sikap, batiniah dan kesehatan tubuh kita,” pesan Sutopo.