Survei IDM: Pendukung Prabowo – Sandi 57,60 % Dan Jokowi-Maruf Amin 38,76 %

oleh -

JAKARTA – Indonesia Development Monitoring (IDM) menggelar survey di 34 provinsi yang digelar pada pada 14 Maret  – 29 Maret  2019. Jumlah Responden sebanyak 2.500 orang yang tersebar secara proposional di 408 kota/kabupaten.

Survei tersebut untuk mengukur pilihan masyarakat Indonesia terhadap dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden jelang Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Ada tiga segmen responden yang dipilih, yakni simpatisan parpol pengusung Jokowi-Maruf Amin, Kader dan simpatisan parpol pengusung Prabowo-Sandi dan terakhir bukan simpatisan parpol.

Hasilnya, Dari  1.067  responden  yang  mengaku sebagai  Simpatisan  Parpol  Pengusung Joko   Widodo   –   Maruf   Amin,   ketika ditanyakan siapa yang Akan dipilih jika Pilpres digelar hari ini, 613  dari  1.067  responden  atau  57,45 persen memilih Joko Widodo-Ma’aruf Amin.

“454  Responden  dari  1.067  atau  42,55 persen memilih  Prabowo  Subianto-  Sandiaga Uno, d e n g a n   alasan   P r a b o w o merupakan  pilihan  mereka  saat  Pilpres 2014,” ujar Direktur Ekesekutif IDM Bin Firman Tresnadi dalm keterangan persnya yang diterima wartawan, Selasa (2/4/2019).

Sementara itu, kata Bin Firman, Dari 403 Responden yang mengaku kader dan simpatisan Parpol Pengusung    Prabowo   Subianto – Sandiaga   Uno (Gerindra,PAN,PKS,Demokrat)    ketika   diberikan pertanyakan   pasangan   mana   yang akan dipilih jika Pilpres digelar hari ini, Dari   403   responden      sebanyak   27 responden   atau   6,67 persen   memberikan  Pilihan  pada Joko Widodo Ma’aruf, 376   Responden   atau   93,33 persen   memilih Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Tak hanya itu, 1.030    r e s p o n d e n   yang bukan simpatisan parpol, ketika ditanya siapa dari kedua pasangan yang akan dipilih jika  Pilpres digelar hari ini?.

329 responden atau 31,94 persen memberikan pilihan pada Joko Widodo – Ma’ruf Amin,  sedangkan 610 responden responden  atau 59,22 persen memberikan pilihan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. 91    responden atau 8.83  persen tidak memberikan jawaban.

Hasil akhir tingkat elektabilitas capres dan cawapres dari pilihan 2500 responden yaitu, Joko Widodo – Ma’aruf Amin dipilih Oleh 969 Responden Dari 2500 Responden yang disurvei Atau 38,76 persen .

“Sementara, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dipilih Oleh 1440 responden dari 2500 Responden yang Disurvei Atau 57,60 Persen  Dan Responden yang tidak memilih sebanyak 91 Respoden Dari 2500 Responden Atau 3,64 persen,” terangnya.

Lebih jauh, Bin Firman menjelaskan ada beberapa  alasan responden meninggalkan Jokowi dan lebih memilih Prabowo. 

Alasan tersebut kata dia, menyangkut lapangan pekerjaan, kedaulatan  pangan, arah pemerintah, pemerintahan bersih dan penegakan hukum.

Faktor lainnya yang sangat berpengaruh terhadap tingginya elektabilitas pasangan Prabowo – Sandiaga dibandingkan pasangan Joko Widodo – Ma’aruf Amin adalah Faktor Sandiaga Uno.

Dalam banyak aspek,  kata Bin Firman, figur Sandiaga Uno dalam pandangan responden memiliki banyak keunggulan dibandingkan Ma’aruf Amin. Selain cakap dibidangnya, Sandiaga Uno juga dianggap sebagai respentatif generasi milineal yang memiliki hak suara sekitar 30 persen.

Survei menggunakan   instrumen   data   berupa   angket Metode  penarikan  sampel yakni Multistage  random  sampling  yaitu teknik  sampel  dengan  berbagai  tingkatan  secara  acak, Margin of error ± 1,96 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survey IDM telah dipublikasikan lewat Jumpa pers yang digelar di Hotel Sofyan, Menteng Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Editor.  : Rusmiyanto