Sumenep Butuh 1 Ribu Lebih PNS

oleh -

SUMENEP – Sejak lima tahun terakhir, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) mencapai lebih dari 1 ribu personil. Kondisi tersebut salah satunya disebabkan karena kebijakan moratorium yang diberlakukan oleh pemerintah.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Titik Suryati menerangkan, sebelumnya Sumenep kekurangan sebanyak 1600 PNS.

Namun, karena ada rekrutmen CPNS tahun 2018 lalu dan yang lolos sebanyak 555 orang, maka kekurangannya tinggal 1.045 PNS.

“Memang ada pengurangan, tapi kebutuhan kita masih banyak,” terangnya, Jumat (15/2/2019).

Dikatakan Titik, penambahan PNS tahun ini masing-masing terdiri dari pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) 227 bidan, 21 penyuluh pertanian dan lulus tes CPNS 2018 sebanyak 307 orang.

“307 orang yang lulus CPNS itu, diantaranya terdiri dari formasi dokter, guru ketegori 2 (K2) dan juga formasi umum. Saat ini masih pemberkasan,” tuturnya.

Untuk memenuhi kekurangan 1 ribu lebih PNS tersebut, kabarnya Pemerintah Pusat setiap tahun akan melakukan pengisian formasi sampai dengan tahun 2023, diantaranya melalui CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Melalui program P3K, targetnya selama lima tahun ke depan tenaga-tenaga honorer sudah tuntas, dan melalui tes CPNS, kebutuhan PNS kita juga akan terpenuhi,” tandasnya.

Editor. : Rusniyanto