Stop Viralkan Video Provokasi Kericuhan di Jakarta

oleh -
Kapolres Jombang Ajun Komisaris Besar Polisi Fadli Widiyanto
Kapolres Jombang Ajun Komisaris Besar Polisi Fadli Widiyanto

JOMBANG-Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto mengimbau kepada seluruh warga net khususnya di kabupaten Jombang agar tidak memviralkan video provokasi aksi kericuhan yang terjadi di Jakarta. Hal ini untuk menjaga situasi Kamtibmas khususnya di kabupaten Jombang agar tetap kondusif.

“Dengan menyebarluaskan video provokasi, sama halnya membantu oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja ingin memanfaatkan momentum kericuhan di Jakarta,”Ujarnya saat ditemui di Mapolres Jombang. Rabu 22 Mei 2019.

Video provokasi tersebut menurut Fadli, belum tentu diketahui kebenarannya dan sengaja dipelintir atau dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membenturkan aparat keamanan dengan pendemo.

“Biarkan TNI dan Polri tetap bekerja, jangan perkeruh situasi dengan menyebarkan Vidoe provokasi, jika situasi keruh maka hal tersebutlah yang menjadi keiinginan para oknum yang tidak bertanggung jawab,”Imbuhamya.

Ia mencontohkan, salah satu video yang menunjukkan bahwa polisi menggunakan peluru tajam untuk menembaki massa pendemo saat pembubaran masa di Jakarta.

“Pada kenyataannya selongsong peluru yang ditunjukkan oleh oknum tersebut, masih berupa peluru utuh atau belum digunakan, Hal ini tentu saja dapat memancing kericuhan lebih lanjut, Untuk itu stop viralkan aksi video provokasi kericuhan di Jakarta,”Pungkasnya.