Serangan Hama Tikus, gagalkan Panen Puluhan hektar Tanaman Jagung

oleh -

Jombang: Serangan hama tikus di Kecamatan Sumobito tepatnya di Desa Plemahan, membuat puluham hektar tanaman Jagung milik petani setempat gagal panen. Serangan tikus yang terjadi setiap malam yakni dengan memakan hampir keseluruhan buah jagung mulai dari buah jagung yang masih muda hingga yang siap panen.

Zainul Arifin, petani jagung asal Desa setempat mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah akibat tanaman jagung yang sudah siap panen terpaksa rusak karena di serang oleh hama tikus.

“Kerugiannya hungga puluhan juta, kalau hasil maksimal untuk lahan satu hektar bisa mencapai 35 juta rupiah, sekarang hanya dapat 15 juta rupiah,” ucapnya saat ditemui wartawan di lahan jagung, Selasa (08/10) kemarin.

Serangan hama tikus, lanjut Zainul, terjadi mulai awal tanam hingga proses pembuahan. Tikus menyerang mulai dari batang jagung hingga buah yang siap panen.

“Kalau waktu tanam yang diserang batangnya, sedangkan saat sudah muncul buah kayak gini, tikus menyerang lebih dari setengah buah jagung,” terangnya.

Masih menurut Zainal, hama tikus yang menyerang tanaman di desanya tidak terjadi tiap tahun. Namun, para petani sudah mengantisipasi jika ada serangan hama, akan tetapi upayanya sia – sia.

“Tahun sebelumnya tidak pernah ada, dulu pernah ada serangan kayak gini sekitar sepuluh tahunan. Nah sekarang terjadi lagi serangan hama tikus. Sebenarnya warga sudah mengantisipasi adanya serangan hama ini, berbagai cara sudah dilakukan tetapi tidak mampu membendung serangan ribuan tikus,” tandasnya.

Sementara, pihak Pemerintahan Desa setempat sudah melakukan koordinasi dengan petani terkait cara pembasmian hama tikus yang sangat meresahkan tersebut.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan para petani dan dilakukan iuran untuk membeli obat pembasmi tikus. Awal tanam hama tikus bisa teratasi, nah sekarang sudah jagung berbuah kami tak mampu lagi mengatasi serangannya (hama tikus),” ucap Agus Hariyanto, Plt Kepala Desa Plemahan.

“Kami juga sudah menyampaikan masalah ini ke pihak Pemkab Jombang, barangkali ada bantuan untuk mengatasi masalah ini. Kemarin sudah ada yang turun ke lapangan untuk mengecek kondisi sawah,” pungkasnya.

Saat ini petani di Desa Plemahan hanya bisa pasrah dan berharap ada solusi serta tindak lanjut dari pemerintahan setempat terkait serangan hama tikus yang sangat meresahkan.(Noe)