Selama Natal & Tahun Baru, Proyek ‘Double Track’ Kereta Api Dihentikan

oleh -
Ixfan Hendriwintoko, Humas PT. KAI Daerah Operasi 7
Ixfan Hendriwintoko, Humas PT. KAI Daerah Operasi 7

JOMBANG-Jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), proyek pembangunan jalur ganda rel kereta api di daerah operasi 7 Madiun dihentikan sementara.

Manajemen PT. KAI pusat telah menetapkan bahwa masa Nataru mulai tanggal 20 Desember 2018 sampai dengan 06 Januari 2019. Semua pegawai Daerah Operasi 7 (Daops 7) Madiun, diberikan tugas untuk melaksanakan posko selama Nataru.

Selama masa angkutan Nataru PT. KAI mengantipasi dan telah lakukan pemeriksaan – pemeriksaan di jalur kereta api yang meliputi lintas kedung Banteng sampai Madiun, Madiun sampai dengan Curah Malang, serta Kertosono sampai Blitar.

Ixfan Hendriwintoko, Humas PT. KAI Daops 7 memaparkan, beberapa hal yang menjadi catatan terkait adanya beberapa pekerjaan proyek jalur ganda. Jika menganggu perjalanan kereta api selama masa angkutan Nataru akan dihentikan sementara, namun jika tidak mengganggu akan tetap dilanjutkan.

“Perintah untuk memberhentikan pengerjaan proyek jalur ganda itu setelah diterbitkan surat edaran dari Direktorat Jendral Perkeretaapian (Ditjenka). Agar tidak mengganggu jalannya kereta api” ucapnya, Senin (27/12/18).

“Seperti contoh kemarin rencana akan diadakan penggantian jembatan di 259 kali brantas, yang akan dilakukan tanggal (18/12). Karena waktunya sangat mepet dengan Nataru maka di undur setelah masa angkutan Nataru” imbuhnya.

Sedangkan untuk antisipasi lonjakan penumpang pada Nataru. PT. KAI sudah menyiapkan 10 perjalanan tambahan. Perjalanan tambahan tersebut antara lain, 2 perjalanan dari Daops 7 Madiun dan 8 perjalanan tambahan dari Daops lain. Dari Daops 8 itu ada Gajayana tambahan dan Pasundan tambahan.