Sekjen PPP Tanggapi Pernyataan Prabowo Terkait Indonesia Akan Musnah

oleh -

JOMBANG- Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Muchammad Rohmahurmuzi, menanggapi pernyataan capres nomer urut 02 Prabowo Subianto, terkait indonesia akan musnah jika partai Gerindra kalah.

Hal ini disampaikan saat dirinya mendampingi kunjungan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di pondok pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras Jombang, Selasa (18/12/18) malam.

Ia mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh capres nomer urut 02 tersebut adalah bohong. Sebab bangsa indonesia didirikan dengan niat yang mulia sebagai bangsa yang berketuhanan dengan landasan pancasila.

“Ya gerindra yang akan musnah jika kalah, bukan bangsa indonesia. Sebab sesuai sila pertama pancasila yaitu ketuhanan, maka sebuah bangsa yang dikawal oleh Tuhan, insya’ Alloh tidak akan musnah” ucap sekjen PPP, saat ditemui awak media.

Ia menambahkan bahwa Prabowo mengulangi lagu lama yang mengatakan indonesia bubar di 2030. Menurutnya strategi yang digunakan Prabowo adalah adopsi strategi yang digunakan oleh Donald trump.

“Ucapan prabowo bersumber pada sebuah novel. Dan novel adalah sebuah fiksi. Maka strategi tersebut adalah semprotan kebohongan yang membuktikan bahwa apa yang disampaikan adalah hal yang bersifat intimidatif (menakut – nakuti) dan sering kali fiktif” imbuhnya.

“Ya pastinya merugikan bagi pihaknya. Kalau hal ini diteruskan maka orang akan melihat, bahwa seakan – akan dia tidak hidup di alam realita tetapi di alam yang maya yang membayangkan seolah – olah dalam waktu yang tidak terlalu lama negeri ini akan bubar” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kubu Jokowi akan menerima siapapun yang hendak mendukungnya. Bahkan dirinya mengaku sudah banyak dari pendukung kubu Prabowo yang menyatakan dukungan pada Pak Jokowi.

Diantaranya, pakde Karwo, Khofifah, La Nyalla serta Gus Ipul. Hal tersebut terlihat dari survei yg dilakukan, Jawa Timur adalah daerah tingkat elekbilitas Jokowi paling tinggi dibandingkan 34 provinsi lainnya.

Sekjen PPP juga berpesan siapapun yang kalah dan menang supaya tetap menjaga dan tidak meninggalkan luka usai kontestasi pilpres. Hindari saling menjatuhkan, mencaci serta memfitnah.