Categories: Seputar Daerah

Sejak 2017, PT Surya Kahuripan Semesta Tak Pernah Bayar CSR

Share

SUMENEP – Salah satu perusahaan terbatas (PT) yang bergerak dibidang tembakau di Kabupaten Sumenep selama kurun waktu 2017 hingga 2019 tidak pernah mengeluarkan dana kompensasi Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar.

Kepala Cabang PT Surya Kahuripan Semesta Fredy Kustianto mengaku tidak tau apa itu CSR. Dia malah seolah terkejut ketika media ini melakukan konfirmasi ke kantornya yang ada di Jalan Sumenep – Pamekasan.

“Apa itu CSR? Sebentar saya catat dulu di buku, soalnya tidak tau,” katanya sembari membuka lembaran buku catatan miliknya.

Selain sudah tidak memberikan dana kompensasi kepada masyarakat itu, pria yang mengaku telah 40 tahun bekerja di bidang jual beli tembakau ini berdalih jika perusahaan yang berkantor di Gedung Zansibar itu adalah usaha pribadi.

“Nah seperti sekarang ini, kami sudah menutup pembelian tembakau. Tapi di lain waktu kalau kami dapat suntikan modal, pembelian tembakau petani mungkin akan kami buka lagi,” terangnya.

“Saya juga masih mau tanya ke ponakan saya apakah sudah mengeluarkan atau tidak. Karena saya admin disini,” tandasnya.

Selain itu, media ini mengkonfirmasi terkait dengan masalah CSR ke Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Muhamad Syahrial. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di kabupaten ujung timur Madura itu diwajibkan mengeluarkan dana kompensasi.

“Perusahaan apapun sesuai dengan aturan memang harus mengeluarkan CSR sebagai bentuk kepedulian perusahaan bagi masyarakar terdampak,” katanya melalui telpon.

Hanya saja pihak Disnaker Sumenep masih akan mengecek kebenaran abainya PT Surya Kahuripan Semesta ke kantor Bappeda Sumenep. Sementara PT Surya Kahuripan Semesta ini sudah beroperasi sejak tahun 2017.

Jurnalis
MUSYFIQ
Tags: csr

Terkini

Progres Kasus Pencemaran nama baik di Polres Kediri Kota, Jalan ditempat

KEDIRI: - Kasus dugaan pencemaran nama baik yang ditangani oleh Polres Kediri Kota, Jawa Timur, terkesan jalan ditempat. Pasalnya, kasus…

Minggu, 23 Februari 2020 21:49

Naik Bus Bayarnya Pakai Botol Bekas ada di Surabaya

SURABAYA -  Aplikasi Gobis atau Suroboyo Bus yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya merupakan aplikasi perpaduan sektor wisata dengan transportasi. Layanan…

Minggu, 23 Februari 2020 20:57

Kapal Mengangkut Pengantin Hilang Kontak Di Perairan Sumenep

SUMENEP - Rombongan perahu pengantin yang berangkat dari Pulau Sailus masuk wilayah Sulawesi dan akan menuju Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep,…

Minggu, 23 Februari 2020 20:51

Khofifah Akan Bangun Bandara Perintis di Pacitan

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana membangun Bandara Perintis di Kabupaten Pacitan. Tujuannya untuk mempermudah wisatawan berkunjung…

Minggu, 23 Februari 2020 11:50

PIRA Tuban Maksimalkan Peran Perempuan Sebagai Motorik Pembangunan

TUBAN - Sosok pucuk Pimpinan Cabang (PC) Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Tuban, akan segera beralih dan berganti dengan wajah…

Minggu, 23 Februari 2020 10:51

31 Siswa Dapatkan Golden Ticket Masuk UNAIR

SURABAYA - Penyelengaraan Airlangga Education Expo (AEE) 2020 mulai Jumat (21/2/2020) hingga Minggu (23/2/2020) secara langsung dibuka oleh Rektor UNAIR…

Minggu, 23 Februari 2020 10:00