Satlantas Sidoarjo larang pengendara gunakan knalpot brong

oleh -

SIDOARJO: Satlantas Polresta Sidoarjo melarang penggunaan knalpot brong saat perayaan tahun baru nanti. Polisi akan menindak tegas pengendara pengguna knalpot brong lantaran mengganggu ketertiban umum.

Hal itu dilakukan Satlantas Polresta Sidoarjo untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat saat perayaan tahun baru. Sebelum menindak pengendara, Polisi melakukan sidak dibeberapa tepat perdagangan knalpot brong. Salah satunya di Kawasan Pasar Larangan.

“Tahun baru nanti, tidak ada knalpot brong,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Sidoarjo, IPDA Neneng Hernawati saat sidak penjual knalpot brong di pasar larangan, Senin, 30 Desember 2019.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Sidoarjo, IPDA Neneng Hernawati saat sidak penjual knalpot brong di pasar larangan

Larangan itu sudah tercantum dalam pasal 285 ayat (1) UU nomor 22 tahun 2009 dengan ancaman kurungan paling lama satu bulan atau denda sebanyak Rp.250 ribu. Menurut IPDA Neneng, penggunaan knalpot brong dapat mengganggu ketertiban umum.

“Jadi, kami melarang terutama pedagang untuk menjualbelikan kenalpot brong,” tegasnya.

Disamping itu, pihaknya bakal menindak tegas pengendara yang secara sengaja menggunakan kenalpot brong saat tahun baru nanti. Baik dengan cara ditilang maupun denda.

Sementara, pedagang, Imam Arifin mengaku bakal mengikuti aturan yang diberlakukan polisi. Meski ditahun baru banyak peminat knalpot brong, pihaknya bakal menahan diri untuk menjalankan knlapot brong.

“Ya, memang suaranya sangat mengganggu masyarakat, bunyinya nyaring tidak beraturan. Biasanya, tiap tahun seperti ini banyak yang nyari (knalpot brong),” singkat Imam Arifin.(Noe)